Di Medsos, Sri Mulyani Pacu Semangat Membangun Generasi Muda

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan wejangan kepada 3200 lulusan PKN STAN yang jadi egawai baru Kementerian Keuangan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan wejangan kepada 3200 lulusan PKN STAN yang jadi egawai baru Kementerian Keuangan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

     TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan ceramah umum pada orientasi pegawai baru calon pegawai negeri sipil atau CPNS dari rekruitmen lulusan PKN STAN Tahun Angkatan 2019. Dalam pidatonya, Sri Mulyani membakar semangat anak muda agar membawa suatu misi yang serius.

    Sri Mulyani tidak ingin melihat generasi muda kehilangan semangat mudanya. "Gunakan semangat muda kalian untuk dipakai dan disalurkan terus-menerus dalam mendedikasikan semangat membangun Indonesia sesuai tujuan negara kita," kata Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya, Rabu malam, 11 Desember 2019.

    Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga sempat bertanya bagaimana cara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bagaimana sebagai negara Indonesia ikut menjaga ketertiban dunia. "Coba pikirkan. Lalu kalian bisa saja bilang "Bu, jangankan ketertiban dunia, hati saya saja sudah tidak tertib Bu". Jadi kalian memang dalam posisi yang masih muda belia, namun harus menjalankan tugas yang begitu serius dan dampaknya ke seluruh Indonesia dan bahkan seluruh dunia, keren luar biasa kan?," ujarnya.

    Menurut Sri Mulyani, yang dilakukan itu mempengaruhi Indonesia dan dunia, karena Indonesia adalah negara yang besar. Jadi, kata dia, Indonesia bukan berada di negara kelas bawah.

    "Kalian memiliki negara yang serius, maka tugas kita menjadi penting, Ketika kalian tadi sudah menyampaikan pakta integritas, disitulah letak perjalanan karir dan hidup anda dimulai sebagai manusia dewasa. Kalian sudah menghibahkan diri kalian untuk negara kesatuan Republik Indonesia," kata Sri Mulyani.

    Sri Mulyani mengatakan, pakta integritas yang dibaca menggambarkan bahwa CPNS yang hadir mulai hari ini akan mendedikasikan pikiran, ucapan, kelakuan, tindakan untuk kepentingan negara kesatuan Republik Indonesia. Dia mengingatkan, untuk bersikap menjadi warga negara Indonesia yang sadar bahwa kita sesama warga negara, berbeda-beda kita berbeda, namun kita bersatu.

    "Jangan mau dipecah belah, atau bahkan ikut memecah belah, jangan pernah mau apapun alasannya," ujar Sri Mulyani.

    Para CPNS baru ini, kata Sri Mulyani, boleh punya hobi, punya berbagai kepentingan yang berbeda, namun jangan lupa bahwa mereka adalah satu, satu keluarga Republik Indonesia, satu keluarga Kementerian Keuangan. Menurutnya, para CPNS itu sudah menghibahkan diri kalian untuk negara Indonesia, maka jangan pernah lelah mencintai Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.