Pembangkit PLN Rusak, Listrik di Asmat Padam Sudah Sebulan

Reporter

Editor

Rahma Tri

Peristiwa padamnya listrik pada 4 Agustus 2019, yang membuat sebagian wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta lumpuh, harus segera diinvestigasi penyebabnya. Apakah karena sekadar teknis atau berhubungan dengan mismanagement yang terjadi di perusahaan pelat merah beraset hampir Rp 1.500 triliun itu. Apa pun itu, PLN harus transparan dalam proses investigasi yang dilaksanakan. Publik berhak mengetahui hasil investigasi tersebut sebagai pihak yang paling dirugikan.

TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Asmat, Papua mengeluhkan kondisi tanpa listrik yang sudah terjadi sejak sebulan lalu. Pemadaman listrik ini terjadi karena pembangkit listrik milik PT PLN yang rusak tak kunjung diperbaiki hingga saat ini.

"Sudah satu bulan keadaan PLN memprihatinkan, pemadaman bergiliran terjadi selama satu bulan ini," kata Zhany Rhenfand masyarakat yang berdomisili di Agats, kepada Tempo, Rabu 10 Desember 2019.

Zhany menuturkan, masyarakat Asmat tidak pernah mendapatkan  kejelasan dari PLN terkait pemadaman listrik itu. Mereka hanya tahu bahwa mesin pembangkit sedang rusak dan diperbaiki. "Entah karena apa, karena tidak ada pemberitahuan resmi yang dikeluarkan PLN atau Pemerintah Daerah," ujarnya.

Sementara itu,  Ronald, Ppngusaha di Asmat mengatakan, akibat listrik padam ini, dirinta mengalami kerugian besar. Bisnisnya terganggu akibat suplai listrik tidak stabil dan ia juga khawatir alat-alat produksi bisa rusak. "Kita merasa rugi karena keterlambatan kerja, karena saya ini studio yang membutuhkan listrik yang bagus," ujar dia saat dihubungi.

Ia juga membenarkan belum mendapatkan keterangan resmi dari PLN soal pemadaman listrik di Asmat ini. Ronald berharap PLN dapat memprioritaskan perbaikan pembangkit listrik, sehingga Asmat bisa kembali teraliri listrik secara normal, apalagi ini menjelang Hari Raya Natal. 

Tempo mencoba menghubungi Vice President Public Relations PT PLN, Dwi Suryo Abdullah, untuk meminta konfirmasi. Namun telepon dan pesan singkat WhatsApp Tempo belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diturunkan.






Buruh Tolak Migrasi Kompor Induksi: Masih Banyak Daerah yang Listriknya Memprihatinkan

11 jam lalu

Buruh Tolak Migrasi Kompor Induksi: Masih Banyak Daerah yang Listriknya Memprihatinkan

Bos PLN sebelumnya memastikan tak ada perubahan daya listrik pelanggan jika terjadi migrasi kompor listrik.


Migrasi ke Kompor Listrik, Pemilik Rumah Makan di Tangerang Cerita Masih Sering Terjadi Pemadaman

14 jam lalu

Migrasi ke Kompor Listrik, Pemilik Rumah Makan di Tangerang Cerita Masih Sering Terjadi Pemadaman

Sejumlah pemilik restoran di Tangerang menilai program migrasi ke kompor listrik belum akan efektif karena saat ini masih sering terjadi pemadaman.


Program Kompor Listrik, Bos PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Daya: 450 VA, 900 VA, Tetap

16 jam lalu

Program Kompor Listrik, Bos PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Daya: 450 VA, 900 VA, Tetap

Bos PLN memastikan daya listrik masyarakat penerima program kompor listrik tak berubah. "Yang 450 VA tetap 450 VA, yang 900 VA juga tetap 900 VA."


PLN Beri Pendampingan ke Masyarakat Penerima Kompor Listrik: Sampai Benar-benar Mandiri

18 jam lalu

PLN Beri Pendampingan ke Masyarakat Penerima Kompor Listrik: Sampai Benar-benar Mandiri

PLN akan berfokus dalam pendampingan dan evaluasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk program uji coba migrasi ke kompor listrik.


Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

1 hari lalu

Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

Kelebihan pasokan listrik dan impor LNG yang dilakukan Indonesia kemungkinan menjadi alasan dibalik kurangnya efisiensi kompor gas di Indonesia.


Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

3 hari lalu

Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

ESDM menyebut perlu ada tambahan daya bagi listrk 450 watt agar bisa mengakses kompor listrik induksi.


Kompor Listrik Diklaim 40 Persen Lebih Murah dari LPG, Energy Watch: Tak Sebesar Itu

3 hari lalu

Kompor Listrik Diklaim 40 Persen Lebih Murah dari LPG, Energy Watch: Tak Sebesar Itu

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan penggunaan kompor listrik jauh lebih murah dibandingkan dengan gas LPG.


Menteri ESDM Blak-blakan Soal Alasan Genjot Kompor Listrik dan Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Menteri ESDM Blak-blakan Soal Alasan Genjot Kompor Listrik dan Kendaraan Listrik

Menteri Arifin Tasrif blak-blakan menjelaskan alasan pemerintah menggenjot penggunaan kompor listrik dan kendaraan listrik belakangan ini.


Staf Khusus Erick Thohir Yakin Migrasi Kompor Listrik Berjalan: Setahun Mati Lampu 7 Jam

4 hari lalu

Staf Khusus Erick Thohir Yakin Migrasi Kompor Listrik Berjalan: Setahun Mati Lampu 7 Jam

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. menuturkan saat ini porsi penggunaan kompor listrik untuk rumah tangga masih kecil.


Staf Khusus Erick Thohir: Migrasi Kompor Listrik Baru Uji Coba, Jangan Terlalu Kencang

4 hari lalu

Staf Khusus Erick Thohir: Migrasi Kompor Listrik Baru Uji Coba, Jangan Terlalu Kencang

Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, mengingatkan saat ini migrasi dari gas LPG ke kompor listrik masih dalam tahap uji coba.