Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo Sebut untuk Devisa dan Rakyat

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberikan sambutan pada rangakaian acara Makan Ikan Bersama di Area Parkir Gedung Mina Bahari, Jakarta, Kamis 21 November 2019. Acara tersebut memperingati Hari Ikan Nasional ke-6 dengan mengadakan makan bersama. Tempo/Ahmad Tri Hawaari

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan rencana ekspor benih lobster masih dipertimbangkan. Termasuk mempertimbangkan benih lobster dikembangbiakkan atau dibesarkan semua di Indonesia.

"Ini kan masih dalam taraf wacana. Dan nanti akan kami putuskan berdasarkan hitungan. Saya sendiri kalau bisa memutuskan sendiri, saya siap kok untuk diekspor," kata Edhy di Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

Hal itu, karena dia menilai ekspor lobster memberikan penghasilan untuk negara. "Dan ini bukan kepentingan pribadi. Devisa negara yang akan muncul, rakyat yang tadinya tergantung bisa hidup lagi. Banyak hal," ujar dia.

Menurut dia, tidak bisa semuanya ngotot melarang ekspor benih lobster melihat atas dasar lingkungan. Dia mengklaim tidak ingin merusak lingkungan selama memimpin  KKP.

Dia juga mengatakan jika nanti ada masalah kekurangan benih lobster di alam, KKP akan ajukan bagi pembesar-pembesar lobster untuk wajib restocking, misalnya 5 hingga 10 persen. Menurut ahli, kata Edhy, benih lobster di alam hanya hidup 1 persen saja dari semua yang ada.

"Kita minta 5 persen. Berarti kan sudah ada 4 kali jumlah anakan di alam. Tapi kan ini akan ada perdebatan lagi, makanya saya tidak mau. Ya kalau ujungnya saya ambil risiko saya akan ambil, tak masalah. Intinya saya tak ada niat negatif atau niat pribadi untuk kepentingan ini," kata Edhy.

Kemarin, Ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, menyayangkan adanya kemungkinan Kementerian Kelautan dan Perikanan membuka kembali opsi ekspor benih lobster. Pandangan itu ia sampaikan dalam diskusi para pakar di kantor Kementerian Keuangan.

"Ekspor benih lobster dulu sudah dilarang. Sekarang mau dibuka. Sudah gila apa ini," ujar Faisal disambut gelak lirih para peserta diskusi.

Menurut Faisal, pembukaan kembali keran ekspor bayi lobster akan berpengaruh buruk, baik terhadap iklim dagang maupun lingkungan. Ia memandang kebijakan itu bakal memberi celah mafia untuk bergerilya.

Seumpama diberi keleluasaan untuk mengirimkan benih lobster ke luar negeri, Faisal memperkirakan mafia bakal bermunculan untuk meraup keuntungan besar. Sebab, harga beli benih lobster saat ini telah mencapai 5.000 yen per ekor.

Adapun terhadap lingkungan, ekspor benih lobster dikhawatirkan bakal menimbulkan eksploitasi besar-besaran. "Telur-telur lobster itu rusak. Dia enggak peduli laut kita rusak lagi," ucapnya.

Menteri KKP terdahulu, Susi Pudjiastuti, sempat melarang perdagangan lobster di bawah ukuran 200 gram atau yang berupa benih. Ia juga meminta lobster bertelur tidak dijual-belikan keluar Indonesia. Beleid yang menaunginya adalah Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan Lobster.

HENDARTYO HANGGI | FRANSISCA CHRISTY ROSANA






Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

4 hari lalu

Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

Jokowi mengaku sangat selektif memilih kunjungan ke luar negeri. Ia memilih perjalanan yang memberikan manfaat signifikan.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

7 hari lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar

25 hari lalu

Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar

Penyelundup benih lobster di Bandara Soekarno-Hatta itu terancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.


Cadangan Devisa RI Sepanjang Agustus 2022 Tak Bergerak dari Juli

27 hari lalu

Cadangan Devisa RI Sepanjang Agustus 2022 Tak Bergerak dari Juli

Cadangan devisa RI masih di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.


Gagalkan Penyelundupan 300 Ribu Benih Lobster ke Singapura, KKP: Pelaku Melarikan Diri

35 hari lalu

Gagalkan Penyelundupan 300 Ribu Benih Lobster ke Singapura, KKP: Pelaku Melarikan Diri

KKP menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 300 ribu benih bening lobster (BBL) atau benur senilai Rp30 miliar ke Singapura.


CPO dan Turunannya Sumbang Devisa Rp 6,8 Triliun di Kalbar

37 hari lalu

CPO dan Turunannya Sumbang Devisa Rp 6,8 Triliun di Kalbar

CPO dan turunannya menjadi penyumbang ekspor terbesar Kalbar, sumbang devisa Rp 6,8 triliun pada Juli 2022.


Ekonom Soroti Kenaikan The Fed Akan Tekan Cadangan Devisa dan Nilai Tukar Rupiah

28 Juli 2022

Ekonom Soroti Kenaikan The Fed Akan Tekan Cadangan Devisa dan Nilai Tukar Rupiah

Kenaikan suku bunga The Fed dinilai akan mempengaruhi sektor eksternal Indonesia, khususnya pada arus pasar modal.


Penyelundupan 17 Ribu Bibit Lobster Digagalkan di Lombok

8 Juli 2022

Penyelundupan 17 Ribu Bibit Lobster Digagalkan di Lombok

Dari seluruh benur tersebut, 16.560 ekor di antaranya merupakan jenis pasir dan 600 lainnya lobster mutiara


Bahan Bakar Langka, Warga Sri Lanka Beralih ke Sepeda

8 Juli 2022

Bahan Bakar Langka, Warga Sri Lanka Beralih ke Sepeda

Bahan bakar yang langka telah membuat warga Sri Lanka menggunakan sepeda untuk menunjang mereka beraktivitas.


KKP Lepas 115 Ribu Benih Lobster Hasil Sitaan

7 Juli 2022

KKP Lepas 115 Ribu Benih Lobster Hasil Sitaan

Bibit lobster yang disita tersebut terdiri atas 113.880 jenis pasir dan 1.980 ekor jenis mutiara.