Ekspor Benih Lobster Dikritik, Edhy Prabowo: Jangan Mengecam Saja

Petugas Bea Cukai Juanda gagalkan penyelundupan ratusan benih lobster di terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada hari Senin, 24 Juni 2019. (dok Bea Cukai)

Tempo.Co, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo merespons ihwal kritik dari ekonom senior Faisal Basri ihwal rencananya mempertimbangkan buka ekspor benih lobster. Menurut dia, keputusan itu tidak hanya berasal dari satu pandangan, termasuk mengundang para ahli.

"Ya kita silakan saja kalau memang mereka merasa itu, jangan mengecam saja dong, kasih masukkan. Kan tidak usah kita saling berhadapan, kita ini kan hanya mengurusi negara," kata Edhy di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

Di satu sisi, kata Edhy, ada masyarakat yang hidupnya tergantung dengan menangkap baby lobster itu. Sedangkan di sisi lain juga ada baby lobster yang hidup di alam hanya 1 persenan.

"Ada metodologi untuk membudidayakan, untuk memperbanyak, mengembang biakkan, untuk membesarkan. Kenapa tidak kita coba?," ujarnya.

Edhy menilai ada peluang bagi kebaikan masyarakat yang hidupnya bergantung dengan itu. Karena, itu kata dia, harus ada jalan keluarnya. Dia mengklaim ada ribuan orang yang hidupnya tergantung dengan bisnis tersebut, karena itu perlu cari jalan ke luar juga jika tidak mau ekspor.

"Jangan kita terus tiba-tiba memutuskan dengan alasan lingkungan. Sementara negara lain bisa melakukan ini dengan budidaya. Apakah kita akan diam? Semua sumber ada di kita. Kita biarkan, tetap akan ada penyelundupan. Apa kita akan menghabiskan energi kita untuk (menghalau) penyelundupan itu?," kata dia.

Kemarin, Ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, menyayangkan adanya kemungkinan Kementerian Kelautan dan Perikanan membuka kembali opsi ekspor benih lobster. Pandangan itu ia sampaikan dalam diskusi para pakar di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.

"Ekspor benih lobster dulu sudah dilarang. Sekarang mau dibuka. Sudah gila apa ini," ujar Faisal disambut gelak lirih para peserta diskusi.

Menurut Faisal, pembukaan kembali keran ekspor bayi lobster akan berpengaruh buruk, baik terhadap iklim dagang maupun lingkungan. Ia memandang kebijakan itu bakal memberi celah mafia untuk bergerilya.

Seumpama diberi keleluasaan untuk mengirimkan benih lobster ke luar negeri, Faisal memperkirakan mafia bakal bermunculan untuk meraup keuntungan besar. Sebab, harga beli benih lobster saat ini telah mencapai 5.000 yen per ekor.

Adapun terhadap lingkungan, ekspor benih lobster dikhawatirkan bakal menimbulkan eksploitasi besar-besaran. "Telur-telur lobster itu rusak. Dia enggak peduli laut kita rusak lagi," ucapnya.

Menteri KKP terdahulu, Susi Pudjiastuti, sempat melarang perdagangan lobster di bawah ukuran 200 gram atau yang berupa benih lobster. Ia juga meminta lobster bertelur tidak dijual-belikan keluar Indonesia. Beleid yang menaunginya adalah Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan Lobster.






Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar

19 hari lalu

Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar

Penyelundup benih lobster di Bandara Soekarno-Hatta itu terancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.


Gagalkan Penyelundupan 300 Ribu Benih Lobster ke Singapura, KKP: Pelaku Melarikan Diri

30 hari lalu

Gagalkan Penyelundupan 300 Ribu Benih Lobster ke Singapura, KKP: Pelaku Melarikan Diri

KKP menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 300 ribu benih bening lobster (BBL) atau benur senilai Rp30 miliar ke Singapura.


Penyelundupan 17 Ribu Bibit Lobster Digagalkan di Lombok

8 Juli 2022

Penyelundupan 17 Ribu Bibit Lobster Digagalkan di Lombok

Dari seluruh benur tersebut, 16.560 ekor di antaranya merupakan jenis pasir dan 600 lainnya lobster mutiara


KKP Lepas 115 Ribu Benih Lobster Hasil Sitaan

7 Juli 2022

KKP Lepas 115 Ribu Benih Lobster Hasil Sitaan

Bibit lobster yang disita tersebut terdiri atas 113.880 jenis pasir dan 1.980 ekor jenis mutiara.


Cerita dari SATU Indonesia Awards, Anak Nelayan Bawa IoT ke Keramba

22 Juni 2022

Cerita dari SATU Indonesia Awards, Anak Nelayan Bawa IoT ke Keramba

Astra kembali menggelar SATU Indonesia Awards tahun ini untuk menjaring anak muda yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya.


KPPU Vonis Bersalah PT Aero Citra Kargo karena Monopoli Ekspor Benur Lobster

9 Juni 2022

KPPU Vonis Bersalah PT Aero Citra Kargo karena Monopoli Ekspor Benur Lobster

KPPU vonis bersalah PT Aero Citra Kargo (ACK) karena melakukan monopoli jasa kargo ekspor benih bening lobster (benur) pada Kamis, 9 Juni 2022.


Penyelundupan 30.911 Benur Lobster di Bandara Juanda Digagalkan

14 Mei 2022

Penyelundupan 30.911 Benur Lobster di Bandara Juanda Digagalkan

KKP dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 30.911 benih udang atau benur lobster di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur.


Penyelundupan 506 Ribu Benih Lobster Digagalkan, KKP: Mending Tobat

30 April 2022

Penyelundupan 506 Ribu Benih Lobster Digagalkan, KKP: Mending Tobat

KKP dan Polda Sumatera Selatan menggagalkan penyelundupan 506.600 ekor benih bening lobster (BBL) atau benur.


Tanggapi Laporan AS, IM57: Citra KPK Rusak di Mata Internasional

16 April 2022

Tanggapi Laporan AS, IM57: Citra KPK Rusak di Mata Internasional

Indonesia Memanggil 57 Institute menganggap citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah rusak di dunia internasional.


KPK Setorkan Rp 72 Miliar dari Kasus Suap Menteri KKP Edhy Prabowo

8 April 2022

KPK Setorkan Rp 72 Miliar dari Kasus Suap Menteri KKP Edhy Prabowo

KPK menyetorkan dana sebesar Rp 72 miliar ke kas negara dari kasus suap Menteri KKP Edhy Prabowo.