Ahok Siap Bawa Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan usai menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. ANTARA

    Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan usai menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan akan membawa perusahaan migas pelat merah itu menjadi perusahaan minyak kelas dunia. Hal itu diungkapkan Ahok melalui akun instagramnya @basukibtp pada Selasa, 10 Desember 2019 yang bertepatan dengan hari ulang tahun Pertamina ke-62.

    Menurut Ahok, untuk mencapai tujuan itu perlu kerja sama dan kekompakan dari semua pihak. "Saya yakin dengan kekompakan serta kerja sama kita semua serta ridho Tuhan bisa membawa Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia," kata dia melalui akun Instagram @basukibtp, Selasa, 10 Desember 2019.

    Perjalanan Pertamina sebagai pengelola energi nasional ke depan tidaklah mudah karena tantangan bisnis semakin dinamis sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga, menurut Ahok,  guna mencapai tujuan tersebut, ia mengajak kepada seluruh jajaran Pertamina untuk mengubah pandangan mereka. Hambatan akan menjadi peluang dan pengingat untuk dapat terus bekerja sama dengan baik.

    "Tantangan ke depan pasti banyak, tapi mari kita memandang tantangan ini sebagai bagian dari peluang dan menjadi pengingat bahwa kita perlu bekerja sama dengan baik," ujar Ahok.

    Sebelumnya, Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengahadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 9 Desember 2019, guna melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait kesiapan implementasi B30 (solar dengan campuran minyak kelapa sawit sebesar 30 persen).

    Jokowi melakukan pertemuan itu usai memimpin rapat terbatas tentang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah tahun 2020, sekitar pukul 16.30 WIB. Pertemuan itu berlangsung hingga satu jam. Ahok mengatakan tak ada arahan khusus dari Jokowi terkait kedatangannya.

    "Ya, senyum-senyum saja. Kebetulan saya duduknya agak persis di depan Pak Ma'ruf, Pak Wapres, sama Pak Presiden," kata Ahok.

    Sementara itu, Nicke menyatakan kesiapannya Pertamina untuk menerapkan B30 di Terminal BBM (TBBM) dan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Selain penerapan B30, Nicke juga melaporkan perkembangan kilang dan petrokimia, khususnya pabrik-pabriknya di beberapa lokasi. Ia juga melapor kepada Jokowi mengenai digitalisasi SPBU untuk memonitor penyaluran BBM subsidi.

    Tadi kami sampaikan ke Pak Presiden kesiapan untuk penerapan B30, jadi kami akan jalankan," kata Nicke di Kompleks Istana Kepresidenan.

    EKO WAHYUDI l FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...