Libur Natal, Trafik Kendaraan Tol Merak Diramal Naik 6,97 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil para pemudik memadati gerbang Tol Merak pada H-6 Lebaran di Merak, Banten, 30 Mei 2019. Tol Tangerang-Merak mengalami peningkatan volume kendaraan pada H-6 Lebaran. TEMPO/Amston Probel

    Mobil para pemudik memadati gerbang Tol Merak pada H-6 Lebaran di Merak, Banten, 30 Mei 2019. Tol Tangerang-Merak mengalami peningkatan volume kendaraan pada H-6 Lebaran. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Tangerang - Astra Tol Tangerang-Merak atau PT Marga Mandalasakti memprediksi trafik libur Natal dan Tahun Baru periode kali ini naik 6,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    "Sedangkan puncak diprediksi jatuh pada H-5 Natal atau pada Jumat, 20 Desember
    2019 dan Minggu, 5 Januari 2020 atau H+4 tahun baru," ujar Kepala Divisi Humas dan Hukum PT MMS, Indah Permanasari, Rabu 11 Desember 2019.

    Untuk menghadapi arus Nataru 2019-2020, Indah mengatakan, Astra Tol mengoptimalkan layanan jalan tol yang terdiri atas layanan operasional, infrastruktur, pendukung dan informasi.

    Pengelola jalan tol melakukan optimalisasi layanan operasional yang meliputi seluruh fasilitas dan layanan transaksi tol, memaksimalkan 95 gardu transaksi dan 50 mobile reader untuk mempermudah layanan transaksi bagi pengguna jalan. "Selain itu, kami juga telah menyiapkan manajemen lalu lintas untuk keadaan situasional," kata Indah.

    Adapun layanan Infrastruktur, PT MMS memastikan H-5 Natal sampai H+5 Tahun Baru, jalan tol sepanjang 144 KM (jalur AB) dalam kondisi baik, bebas dari perambuan dan pekerjaan peningkatan jalan. "Kami telah menyediakan lajur ke-3 Balarja Barat sampai Cikande secara fungsional sudah dapat digunakan," kata Indah.

    Sementara untuk layanan pendukung, operator melakukan optimalisasi 4 Tempat Istirahat, pengisian saldo uang elektronik maupun. "Kami juga menyediakan fasilitas Posko Kesehatan 24 jam periode 24 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020," kata Indah.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.