Jokowi Singgung Soal Infrastruktur Digarap Anak Sampai Cucu BUMN

Reporter

Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'Aruf Amin saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019. Rapat membahas penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa proyek-proyek infrastruktur sering kali digarap badan usaha milik negara (BUMN) hingga ke cucu BUMN.

"Dari proyek yang besar-besar sampai kecil-kecil sering kali bukan hanya melibatkan anak BUMN tapi juga sampai ke cucu-cucu BUMN," kata Jokowi dalam rapat terbatas tentang akselerasi program infrastruktur di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Jokowi pun kembali mengingatkan agar proyek infrastruktur jangan semua diambil alih BUMN. Tetapi juga memberikan ruang atau melibatkan swasta, pengusaha lokal, dan pengusaha kecil menengah dalam pembangunan infrastruktur. "Saya yakin semangat kolaboratif kita mampu mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur," ujarnya.

Selain itu, dia mengingatkan agar fokus pembangunan infrastruktur untuk memperlancar konektivitas di sepanjang rantai pasok, yang menghubungkan pasar dengan sentra produksi rakyat. Misalnya, pertanian, perikanan, industri, termasuk di dalamnya UMKM.

Jokowi ingin infrastruktur yang dibangun memberikan dampak terhadap indeks performa logistik. Juga berdampak pada peningkatan daya saing produk-produk ekspor.

Di dalam rapat, dia juga menyampaikan akan meneruskan pembangunan modernisasi moda transportasi massal, seperti MRT, LRT, kereta cepat di kota-kota besar. Hal ini bertujuan agar sistem transportasi di kota besar semakin efisien, ramah lingkungan, dan terkoneksi secara menyeluruh.

Dia juga meminta adanya pembenahan pada manajemen rantai pasok konstruksi, mulai dari penyiapan sumber daya manusia, peralatan, material, inovasi, teknologi, dan pendanaan.

Dalam menyiapkan material konstruksi, Presiden menyoroti masih terjadinya jarak antara supply dan demand. Misal, dia menyebutkan kebutuhan aspal sebesar 650 ribu ton baru terpenuhi 70 persen. "Kemudian kebutuhan baja 9 juta ton baru terpenuhi 60 persen. Artinya kita perlu memperkuat industri pendukung infrastruktur," kata dia.

Terkait pembiayaan, Jokowi mengatakan bahwa tidak mungkin semua infrastruktur dibiayai APBN. Karena itu, pemerintah menawarkan model pembiayaan kreatif, seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dan pembiayaan investasi non-anggaran pemerintah (PINA).

FRISKI RIANA






Jokowi Pagi Ini Pimpin Upacara HUT TNI, Kendaraan Tempur Berbaris di Istana

1 jam lalu

Jokowi Pagi Ini Pimpin Upacara HUT TNI, Kendaraan Tempur Berbaris di Istana

Presiden Jokowi hari ini memimpin upacara peringatan HUT ke-77 TNI di lapangan Istana Merdeka. Berbagai alutsista juga dipamerkan di Jakarta.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

1 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mengatakan hasil kerja tim ini akan selesai dalam tiga pekan ke depan. Hasil akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.


Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

11 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

14 jam lalu

Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

Dalam jajak pasar itu, Jokowi akan berdialog langsung dengan calon investor yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

16 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

16 jam lalu

Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

Gugatan terhadap Jokowi soal ijazah palsu diajukan oleh seorang bernama Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Infrastruktur Digital G20 di Bali Hampir Selesai, Telkom Jamin Keamanan Siber

18 jam lalu

Infrastruktur Digital G20 di Bali Hampir Selesai, Telkom Jamin Keamanan Siber

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk merampungkan sebagian besar kesiapan infrastruktur digital untuk menunjang penyelenggaraan puncak Presidensi G20 di Bali


Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

20 jam lalu

Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson mengungkapkan, PT Freeport Indonesia telah memberikan banyak keuntungan ekonomi terhadap pemerntah Indonesia sejak 1992 hingga 2021.


Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

20 jam lalu

Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

Mahfud Md mengatakan Presiden Jokowi memberi target TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyelesaikan investigasnya selama satu bulan.


Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

20 jam lalu

Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

Mahfud MD memaparkan rencana Presiden Jokowi untuk mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur dan menyerahkan santunan