BUMN Ingin Ekspansi ke Pasar Global, Ini Tantangannya

Editor

Rahma Tri

Arya Sinulingga. ANTARA/Ismar Patrizki

TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa sejumlah tantangan telah menghadang rencana ekspansi BUMN ke pasar global. Tantangan itulah yang akan menjadi pekerjaan rumah Menteri BUMN Erick Thohir. 

"Pak Jokowi minta Pak Erick bangun ekpspansi BUMN ke pasar global, tapi kita masih punya beberapa tantangan nih,” kata Arya dalam acara BUMN Going Global di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Adapun tantangan yang dimaksud Arya dikelompokkan menjadi empat tantangan besar. Mulai dari timpangnya pendapatan BUMN, banyaknya anak usaha BUMN yang memiliki banyak irisan usaha, struktur gemuk dan inefisiensi di tubuh BUMN, hingga mereview kembali aturan likuiditas BUMN.

Untuk menghadapi banyaknya tantangan tersebut, Arya mengaku BUMN telah memiliki banyak strategi yang sudah dan akan dilakukan. “Ada strateginya untuk mengatasi tantangan ini. Kami lakukan reformasi birokrasi, restrukturasi utang-utang BUMN, pengembalian inti bisnis BUMN serta peninjauan ulang likuidasi BUMN,” ujarnya.

Sementara itu, pengembalian inti bisnis BUMN diakuinya tengah menjadi fokus penyelesaian lantaran banyak perusahaan yang menjalankan bisnis di luar bisnis inti BUMN induk.

Ia mencontohkan dari sektor logistik dimana tidak hanya dimiliki PT Pos tetapi hingga 30 perusahaan logistik di BUMN. Ada juga puluhan rumah sakit dan hotel yang turut dimiliki BUMN lainnya. “Bayangkan kalau semua ini disatukan, BUMN akan punya kekuatan besar. Jadi sekarang sedang kita hitung agar semua kembali ke bisnisnya masing-masing”, tutur Arya Sinulingga.

Selain itu, Arya juga menambahkan perlunya Komisaris Utama dimanfaatkan untuk memperkuat fokus BUMN. “Bagaimana BUMN mau fokus yah manfaatkan Komut dong. Bertahun-tahun tidak dimanfaatkan, sekarang saatnya,” kata dia.

MONICHA YUNIARTI SUKU (MAGANG)






Kementerian BUMN: Proses Bank Syariah Indonesia Menjadi BUMN Masih Panjang

7 jam lalu

Kementerian BUMN: Proses Bank Syariah Indonesia Menjadi BUMN Masih Panjang

Arya Sinulingga mengklarifikasi pernyataannya terkait dengan status PT Bank Syariah Indonesia Tbk.


Pertamina Beberkan Cara Perusahaan Kejar Target Transisi Energi

10 jam lalu

Pertamina Beberkan Cara Perusahaan Kejar Target Transisi Energi

Pertamina mempercepat program-program yang aspek keberlanjutan.


Jokowi Restui Suntikan PMN Rp 1,97 Triliun ke Adhi Karya untuk Jalan Tol dan SPAM

11 jam lalu

Jokowi Restui Suntikan PMN Rp 1,97 Triliun ke Adhi Karya untuk Jalan Tol dan SPAM

Jokowi juga menyetujui penambahan PMN ke dalam modal saham PT Semen Indonesia Tbk. Nilainya mencapai Rp 7,49 miliar.


BUMN Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Pegawai Kontrak, Simak Syaratnya

14 jam lalu

BUMN Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Pegawai Kontrak, Simak Syaratnya

BUMN ini menawarkan kesempatan kerja untuk posisi pegawai tidak tetap (PTT) atau kontrak di divisi human resource information system.


Terpopuler Bisnis: Investasi Lebih Baik dari Menabung saat Resesi, Inflasi Kuartal IV Tembus 7 Persen

16 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Investasi Lebih Baik dari Menabung saat Resesi, Inflasi Kuartal IV Tembus 7 Persen

Berita terpopuler ekonomi bisnis kemarin dimulai dari perencana keuangan menyarankan masyarakat untuk menghindari menabung di bank saat resesi.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

23 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Erick Thohir Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan Baru IFG

1 hari lalu

Erick Thohir Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan Baru IFG

Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir menetapkan Heru Handayanto sebagai direktur keuangan di IFG.


Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

1 hari lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

1 hari lalu

Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

Wamen BUMN membahas keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menjadi untung.


Sebut Utang BUMN Rp 1.500 T Masih Sehat, Ini Penjelasan Erick Thohir

1 hari lalu

Sebut Utang BUMN Rp 1.500 T Masih Sehat, Ini Penjelasan Erick Thohir

Erick Thohir mengungkapkan jumlah utang BUMN cukup sehat meski menembus Rp1.500 triliun.