Jokowi Minta Peresmian Tol Japek II Dipercepat Lusa

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial proyek konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jumat, 27 Juli 2018. Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ditargetkan selesai dan sudah beroperasi pada 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Foto aerial proyek konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jumat, 27 Juli 2018. Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ditargetkan selesai dan sudah beroperasi pada 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mempercepat peresmian Jalan tol Layang Jakarta - Cikampek atau tol Japek II. Sebab, arahan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Tol Japek II diminta untuk sudah bisa dioperasikan pada 12 Desember 2019 lusa.

    "Kalau bisa, kita majukan, tadinya kita targetkan 15 (Desember), tapi Presiden minta 12 (Desember) karena akan ada acara di Karawang jadi kita liat bisa enggak 12 Desember," ujarnya di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Desember 2019.

    Guna mempercepat peresmian, Basuki mengaku akan melakukan pengecekan ulang pada malam hari nanti. Sebab, masih harus ada yang perlu dirapikan dan dirapikan lagi agar proyek Tol Japek II benar-benar siap dioperasikan.

    "Kontruksinya aman sudah diuji beban, dan aman semua, hanya kenyamaanan saja karena di expansion jointnya belum di lapisi, jadi antar sambungannya. Nanti malam saya cek," kata Basuki.

    Basuki menjelaskan, bahwa tol sepanjang 36 kilometer itu memiliki sambungan pada setiap 180 meter jalan tersebut. Sehingga, harus benar-benar dipastikan jalan tersebut layak untuk dilalui dengan aman dan nyaman.

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa peresmian tol Japek II mundur. Dari yang direncanakan secara fungsional pada 15 Desember, realisasinya molor hingga 20 Desember.

    Menurut Budi Karya, pemerintah mempertimbangkan pekerjaan-pekerjaan yang belum tuntas. “Ada hal-hal yang mesti diselesaikan, seperti jalan yang belum rata sehingga mengurangi kenyamanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Ahad, 8 Desember 2019.

    Selain itu, Budi Karya menjelaskan, 20 Desember diprediksi menjadi puncak lalu lintas libur Natal dan tahun baru. Karena itu, pembukaan jalan secara fungsional akan dioptimalkan untuk melayani masyarakat yang akan mudik menjelang hari libur.

    Sebagai informasi, bahwa jalan Tol Elevated Japek II diklaim sebagai jalan tol layang terpanjang di Indonesia. Ruas jalan tol ini memanjang hingga 36,4 kilometer. Nilai investasi jalan tol Japek II ini mencapai Rp 16,3 triliun. Jalan tol tersebut dikelola oleh PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek. Sedangkan kontraktornya PT Waskita Karya Persero Tbk.

    EKO WAHYUDI l FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!