Airlangga Yakin Penyaluran Kredit KUR Tembus Rp 140 T

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato dihadapan peserta Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Silahturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro 2019 di Jakarta, Selasa 10 Desember 2019. Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Silahturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro 2019 tersebut dihadiri oleh Kepala Daerah se Indonesia. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Tempo.Co, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis target penyaluran Kredit Usaha Rakyat pada 2019 dapat tercapai. "Target Rp 140 triliun harapannya tercapai pada akhir tahun ini dan NPL-nya (kredit macet) rendah 1,25 persen," ujar dia di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Target tersebut, kata Airlangga, akan dinaikkan menjadi Rp 190 triliun pada 2020, dengan tingkat suku bunga diturunkan menjadi 6 persen. Adapun plafon KUR tanpa agunan naik ke Rp 50 juta. Untuk mencapai target tersebut, ia mengatakan Presiden Joko Widodo sudah mendorong agar KUR didorong ke basis kelompok usaha bersama alias klaster.

"Jadi program one billion one product kami dorong, sehingga dengan 10 atau 100 kelompok orang itu dananya dari Rp 25 juta menjadi Rp 250 juta, hingga jadi Rp 2,5 miliar, jadi sektor produktif berubah."

Airlangga mengatakan penerima KUR pada sektor produksi pada tahun depan ditargetkan sebanyak 60 persen. Ia akan mendorong ekosistem, mulai dari Bank Wakaf Mikro, Kredit Usaha Rakyat, Program Jaring, agar bersinergi. "Harapannya kontribusi bisa meningkat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan hingga saat ini penyaluran KUR baru mencapai 127,3 triliun alias 90,9 persen dari target Rp 140 triliun pada 2019.

Namun demikian, kalau target itu dicapai, KUR baru menjangkau 2,5 persen dari total kredit. "Jadi masih rendah, kami perkirakan ketika KUR mencapai Rp 300 triliunan, itu baru mencapai 5 persen dari total kredit, dan itu pada 2024," kata Wimboh.

Di samping KUR, ia mengatakan kredit usaha mikro kecil dan menengah kini telah mencapai 20 persen dari total kredit perbankan. Adapun outstandingnya kini mencapai Rp 1.102 triliun pada 2019. Selain itu, ia menyebut Program Jaring telah menyalurkan kredit Rp 31,9 triliun yang kebanyakan dari sektor perikanan.

Sementara itu, untuk Bank Wakaf Mikro saat ini berjumlah 55 bank di seluruh Indonesia dengan 24.021 nasabah. Ia mengatakan program itu akan mengedepankan pembinaan. Pembinaan itu dilakukan dalam pertemuan pekanan atau bulanan sembari mengaji.

"Tinggal bagaimana menghubungkan ini jadi pembinaan mikro dan ekosistem pembiayaan. Nanti kita perluas dengan pembiayaan yang lebih besar, dan pemasaran," ujar Wimboh. Ia mengatakan program itu adalah kegiatan yang tidak pernah berhenti. Sehingga, diharapkan para pemangku kepentingan, mulai Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, hingga Kepala Dinas Pendidikan di daerah bisa bersinergi.

 

 






OJK: Menaikkan Suku Bunga Bank Bukan Satu-satunya Cara Jaga Likuiditas

4 jam lalu

OJK: Menaikkan Suku Bunga Bank Bukan Satu-satunya Cara Jaga Likuiditas

OJK memastikan perbankan tidak akan serta merta menaikkan suku bunga pinjaman atau simpanannya untuk menjaga likuiditas.


OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,62 Persen Agustus 2022, DPK 7,77 Persen

4 jam lalu

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,62 Persen Agustus 2022, DPK 7,77 Persen

Kredit perbankan pada bulan Agustus tumbuh sebesar 10,62 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi sebesar Rp 6.179,5 triliun.


Terkini Bisnis: Erick Thohir Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Hampir Semua Petani Kecil Tak Bisa Akses KUR

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Erick Thohir Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Hampir Semua Petani Kecil Tak Bisa Akses KUR

Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Ahad siang 2 Oktober 2022 dimulai dari komentar Erick Thohir atas insiden di Stadion Kanjuruhan.


Tak Sampai 1 Persen Petani Kecil yang Bisa Akses KUR, Guru Besar IPB Cerita Akar Masalah

1 hari lalu

Tak Sampai 1 Persen Petani Kecil yang Bisa Akses KUR, Guru Besar IPB Cerita Akar Masalah

Penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR dinilai tidak sampai kepada petani kecil secara efektif.


Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

3 hari lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

3 hari lalu

10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

Airlangga mengungkapkan ada sepuluh provinsi yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) karena mampu mengendalikan inflasi.


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

4 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

7 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

10 hari lalu

Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

OJK memantau penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


Suku Bunga Naik jadi 4,25 Persen, BI Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi dengan Cara Apa?

11 hari lalu

Suku Bunga Naik jadi 4,25 Persen, BI Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi dengan Cara Apa?

Keputusan bank sentral menaikkan suku bunga acuan BI menjadi 4,25 persen dipastikan sebagai salah satu bauran kebijakan untuk menjaga pertumbuhan.