Direksi Garuda Dicopot, Industri Penunjang Pesawat Ingin Ini...

Komisaris Utama PT Garuda Indonesia(Persero) Tbk, Sahala Lumban Gaol(kedua dari kanan) dan para komisaris di Kementerian BUMN, Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO,Tangerang - Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk mencopot seluruh direksi Garuda Indonesia yang  terkait penyelundupan Harley Davidson disambut baik oleh kalangan industri penunjang pesawat. 

Industri manufaktur peralatan penunjang pelayanan darat atau GSE (Ground Support Equipment) berharap, langkah bersih bersih perusahaan BUMN ini diikuti dengan kebijakan yang pro produk dalam negeri. "Buatlah kebijakan agar BUMN menggunakan produk dalam negeri dan aplikasinya nyata bukan hanya sebatas ucapan," kata Direktur PT Cyberindo Sinarbhakti, Benjamin Irawan kepada Tempo, Selasa 10 Desember 2019.

PT Cyberindo Sinarbhakti adalah produsen peralatan penunjang pelayanan darat atau GSE (Ground Support Equipment) yang pertama kali di Tangerang, bahkan di Indonesia. Namun, perusahaan manufaktur ini sekarang terancam tutup karena kalah dengan produk produk impor.

"Harusnya bandara baru banyak yang dibuka, pakailah produk dalam negeri jangan impor. Ini peranan regulator seperti Kementerian BUMN dan Kemenhub," kata Benjamin. " Khususnya BUMN pelat merah seperti Garuda, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II karena swasta saja pakai, kenapa yang punya negara sendiri tidak bangga pakai produk lokal."

Sebagai engineer yang mendesain sendiri produk GSE seperti Conveyer Belt Loader, lavatory Service Truck, Aircraft Tow Tracktors, Main Specifecition C-GPU, Baggage Tracktors, Water Service Truck, Benjamin berharap kebijakan pemerintah yang tepat dapat menyelamatkan produk lokal seperti mereka serta menghemat pengeluaran BUMN. "Bisa hemat karena harga jauh lebih murah, jaminan suku cadang dan servis tidak perlu jauh jauh hanya 5 kilometer dari bandara Soekarno-Hatta," kata dia.

Produk perusahaan ini sempat berjaya pada tahun 2000-an, saat penerbangan low cost carrier (LCC) mulai muncul. Hal ini ditandai dengan munculnya maskapai Batavia Air, Adam Air, dan Jatayu. "Bahkan Merpati hingga Simpati Air sempat pakai produk kami. Tapi makin ke sini, maskapai BUMN tidak mau pakai produk lokal dan lebih suka produk impor," kata Benjamin

Kini perusahaan manufaktur pertama di Tangerang ini kini tinggal menghitung hari terancam tutup karena sepi order. "Miris memang, di saat semakin banyaknya bandara baru, bisnis penerbangan juga ramai, perusahaan kami yang notabane produk dalam negeri, tidak kebagian tempat," ujar Benjamin. Karena itu, ia berharap direksi baru Garuda dapat membawa angin segar pada industri penunjang pesawat lokal.

JONIANSYAH HARDJONO






Kementerian BUMN: Proses Bank Syariah Indonesia Menjadi BUMN Masih Panjang

7 jam lalu

Kementerian BUMN: Proses Bank Syariah Indonesia Menjadi BUMN Masih Panjang

Arya Sinulingga mengklarifikasi pernyataannya terkait dengan status PT Bank Syariah Indonesia Tbk.


Pertamina Beberkan Cara Perusahaan Kejar Target Transisi Energi

10 jam lalu

Pertamina Beberkan Cara Perusahaan Kejar Target Transisi Energi

Pertamina mempercepat program-program yang aspek keberlanjutan.


Jokowi Restui Suntikan PMN Rp 1,97 Triliun ke Adhi Karya untuk Jalan Tol dan SPAM

11 jam lalu

Jokowi Restui Suntikan PMN Rp 1,97 Triliun ke Adhi Karya untuk Jalan Tol dan SPAM

Jokowi juga menyetujui penambahan PMN ke dalam modal saham PT Semen Indonesia Tbk. Nilainya mencapai Rp 7,49 miliar.


BUMN Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Pegawai Kontrak, Simak Syaratnya

14 jam lalu

BUMN Ini Buka Lowongan Kerja sebagai Pegawai Kontrak, Simak Syaratnya

BUMN ini menawarkan kesempatan kerja untuk posisi pegawai tidak tetap (PTT) atau kontrak di divisi human resource information system.


Terpopuler Bisnis: Investasi Lebih Baik dari Menabung saat Resesi, Inflasi Kuartal IV Tembus 7 Persen

16 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Investasi Lebih Baik dari Menabung saat Resesi, Inflasi Kuartal IV Tembus 7 Persen

Berita terpopuler ekonomi bisnis kemarin dimulai dari perencana keuangan menyarankan masyarakat untuk menghindari menabung di bank saat resesi.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

23 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Erick Thohir Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan Baru IFG

1 hari lalu

Erick Thohir Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan Baru IFG

Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir menetapkan Heru Handayanto sebagai direktur keuangan di IFG.


Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

1 hari lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

1 hari lalu

Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

Wamen BUMN membahas keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menjadi untung.


Sebut Utang BUMN Rp 1.500 T Masih Sehat, Ini Penjelasan Erick Thohir

1 hari lalu

Sebut Utang BUMN Rp 1.500 T Masih Sehat, Ini Penjelasan Erick Thohir

Erick Thohir mengungkapkan jumlah utang BUMN cukup sehat meski menembus Rp1.500 triliun.