Jalur KA Pangrango Longsor, PT KAI Bangun Jembatan Darurat

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas bekerja di lokasi anjloknya KRL bernomor KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 10 Maret 2019.  Insiden ini mengakibatkan perjalanan kereta dari Bogor ke Jakarta Kota/Jatinegara atau sebaliknya terhenti sementara. TEMPO/Faisal Akbar

    Petugas bekerja di lokasi anjloknya KRL bernomor KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 10 Maret 2019. Insiden ini mengakibatkan perjalanan kereta dari Bogor ke Jakarta Kota/Jatinegara atau sebaliknya terhenti sementara. TEMPO/Faisal Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) I Jakarta memutuskan untuk membangun jembatan sementara di lokasi tanah longsor di Kampung Cicewol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tanah longsor itu sebelumnya telah menggerus jalur perlintasan Kereta Api Pangrangi Sukabumi-Bogor sehingga tak dapat dilewati. 

    "Jembatan sementara ini kami bangun agar KA Pangrango bisa kembali melintas, akibat longsor yang terjadi pada Jumat, (6/12) sekitar pukul 20.30 WIB," kata Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop I Jakarta Dadan Rudiansyah di Sukabumi, Sabtu, 7 Desember 2019. Longsor terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug tepatnya antara jalur stasiun Parung Kuda - Cicurug KM 28+2/3.

    Hingga saat ini jadwal perjalanan KA Pangrango masih belum dapat dilakukan karena pengerjaan masih terus dilakukan. Adapun untuk mempercepat perbaikan, PT KAI telah menurunkan 200 personel dan sejumlah alat berat.

    Pembangunan jembatan ini dilakukan dengan membuat beberapa penyangga dari baja dan pekerja pun tengah melakukan pemadatan tanah. Diharapkan pengerjaan selesai pada hari ini juga. 

    Pada pengerjaan ini PT KAI berkoordinasi dengan Satuan Kerja Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI untuk mempercepat proses. Dengan demikian, Kereta Api Pangrango bisa kembali memberikan pelayanan kepada penumpang jurusan Sukabumi-Bogor maupun sebaliknya.

    Catatan PT KAI, longsor yang menggerus perlintasan KA Pangrango ini sepanjang 15,6 meter dengan kedalaman empat meter. Adapun pembangunan jembatan darurat terhitung sulit karena di bawahnya ada saluran air. "Tanah harus dipadatkan dahulu dan bantalannya pun harus benar-benar kuat menopang," kata Dadan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.