Sekarang, Tarik Tunai di ATM CIMB Niaga Bisa Tanpa Kartu

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CIMB Niaga. TEMPO/Dasril Roszandi

    CIMB Niaga. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga Lani Darmawan menyampaikan bahwa banknya telah menyiapkan aplikasi guna mempermudah nasabahnya menarik uang tunai. Ia menuturkan, orang-orang tidak perlu membawa atau menggesek kartu lagi ketika harus mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). "Bisa tanpa kartu," kata dia di The Pallas, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Desember 2019.

    Kini, para nasabah tinggal mengunduh aplikasi CIMB Niaga yang bernama Go-Mobile, lalu pilih menu tarik tunai. Selanjutnya, akan muncul kode transaksi yang bisa dimasukkan ke dalam mesin ATM. "Uangnya keluar," ujar Lani.

    Selain tarik tunai, Lani mengungkapkan, aplikasi Go-Mobile juga bisa melayani pembuatan rekening tabungan baru tanpa harus datang ke kantor cabang CIMB Niaga. Nasabah hanya perlu menginput foto KTP Elektronik dan kartu NPWP ke dalam aplikasi. "Sekarang pun lewat go-mobile itu sudah 100 persen tanpa cabang sama sekali," katanya.

    Lani mengatakan, CIMB Niaga bisa menerapkan teknologi tersebut karena telah terhubung langsung dengan data Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Didukcapil). Sehingga, semua data nasabah bisa dengan mudah digunakan untuk mengajukan pendaftaran rekening baru, tanpa perlu datang ke kantor cabang.

    "Lalu nanti terkoneksi langsung dengan video banking di Go-Mobile, tinggal bicara dengan staf kita lewat video banking. Jadi enggak perlu ke cabang, langsung rekeningnya terbuka, bisa langsung dipakai untuk transaksi," tutur Lani.

    Oleh karena itu Lani melanjutkan bahwa digital telah menjadi DNA perusahaannya. CIMB Niaga akan terus melakukan penyempurnaan dan pemutakhiran fitur-fitur pada aplikasi ponsel pintar, serta internet banking.

    Lani juga mengungkapkan, pemanfaatan aplikasi perbankan di CIMB Niaga telah mengalami pertumbuhan hingga di atas 45 persen. Ia menyatakan, fenomena ini bisa terjadi karena masyarakat Indonesia senang sekali bertransaksi daring, sehingga laju transaksi di kantor cabang cenderung tidak ada peningkatan.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.