Pengelolaan Blok Masela, Turki Lirik Jajak Kerja Sama

PROYEK BLOK MASELA

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan listrik asal Turki, Karpowership International DMCC  menjajaki kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Maluku Energi maupun Panca Karya. Kerja sama ini bagian dari pengelolaan Blok Masela di Maluku.

Gubernur Maluku, Murad Ismail, mengatakan, perusahaan asal Turki ini menyatakan kesediaan dan kesiapan untuk bekerja sama dengan PT. Maluku Energi maupun Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya. Salah satunya bagian dari kerja sama ini adalah menyuplai energi listrik untuk mendukung pengelolaan Blok Migas Abadi Masela. 

"Ufukberg menyatakan berminat karena memahami potensi energi listrik untuk mengelola Blok Migas Abadi Masela, menyusul mengoperasikan kapal pembangkit listrik (Marine Vessel Power Plant - MVPP), Karadeniz Powership Yasin Bey di perairan desa Waai, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah sejak April 2017 dan dikontrak PT. PLN (Persero) 60 MW," ujarnya usai pertemuan dengan Direktur Karpowership untuk Wilayah Asia, Mehmet Ufukberg, di Ambon, Jumat, 6 Desember 2019.

Kapal bernama Karadeniz Powership Yasin Bey tiba di perairan desa Waai pada 15 Maret 2017 berkapasitas 120 MW dan saat ini menyuplai lsitrik di pulau Ambon. Kapal ini bisa menampung lebih dari 1.500 pekerja.

"Kapalnya siap dioperasikan di Maluku dan mereka memiliki rencana utama bekerja sama dengan Maluku Energi maupun PD Panca Karya sehingga nantinya memberikan konstribusi bagi PAD," katanya.

Karena itu, Murad mendorong percepatan proses membebaskan lahan dan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) Blok Migas Masela yang dijadwalkan pada 2019 - 2022.

"Saya saat pertemuan dengan pimpinan SKK Migas telah meminta Pemprov Maluku dan Pemkab Kepulauan Tanimbar siap mendorong agar pembebasan lahan dan Amdal rampung pada 2020 sehingga bisa mempercepat pembangunan infrastruktur, " ujarnya.

Pertimbangannya, sesuai jadwal bila pembebasan lahan dan Amdal pada 2019 - 2022, maka pembangunan infrastruktur baru bisa rampung pada 2027, selanjutnya berproduksi.

"Jadi didorong pembebasan lahan dan Amdal selesai 2020 agar Blok Migas Masela bisa berproduksi pada 2025 dan Maluku berhak menerima hak partisipasi (PI) 10 persen, " kata Gubernur.

Dia menambahkan, untuk memerangi kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahreraan masyarakat Maluku, maka perlu kehadiran investor, baik dalam maupun luar negeri yang menanamkan modalnya di sini.

"Silahkan berinvestasi dan saya siap memfasilitasi bila kehadiran perusahaan memberikan konstribusi bagi PAD dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata  Gubernur.


  






Ketua MPR RI Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

14 jam lalu

Ketua MPR RI Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

MPR RI menyambut baik rencana kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia


Kejar Target 1 Juta Barel, SKK Migas dan Pertamina Tambah Produksi Minyak 971 BOEPD

16 jam lalu

Kejar Target 1 Juta Barel, SKK Migas dan Pertamina Tambah Produksi Minyak 971 BOEPD

Keyakinan itu berangkat dari tambahan produksi Pertamina EP (PEP) Ramba Field sebanyak 971 barel setara minyak atau barrel oil equivalent per day.


Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

3 hari lalu

Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

RUPS PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.


Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

3 hari lalu

Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

Erick Thohir kembali mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.


Alasan Turki Tolak Pencaplokan Ukraina oleh Rusia Meski Erdogan Kawan Dekat Putin

5 hari lalu

Alasan Turki Tolak Pencaplokan Ukraina oleh Rusia Meski Erdogan Kawan Dekat Putin

Turki menyatakan menolak pencaplokan wilayah Ukraina oleh Rusia, padahal Erdogan dikenal dekat dengan Putin.


Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

8 hari lalu

Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

Kubicki mengakui dia menyebut Presiden Erdogan dengan sebutan tikus got saat berpidato di sebuah kampanye


Tunduk pada Tekanan AS, Turki Putuskan Hubungan dengan Bank Rusia

8 hari lalu

Tunduk pada Tekanan AS, Turki Putuskan Hubungan dengan Bank Rusia

Tiga bank Turki yang masih memproses pembayaran dengan bank Rusia, dikonfirmasi menarik diri di bawah tekanan dari Amerika Serikat


Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

8 hari lalu

Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

Wakil Ketua Parlemen Federal Jerman Wolfgang Kubicki dalam kampanye menyamakan Presiden Tayyip Erdogan dengan "tikus got kecil".


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

11 hari lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Menteri Bahlil Klaim INA Bersedia Terjun di Blok Masela

16 hari lalu

Menteri Bahlil Klaim INA Bersedia Terjun di Blok Masela

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia Investment Authority atau INA sedang mencari partner untuk terjun di Blok Masela.