Staf Erick Thohir Sebut Alasan Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda

Logo Garuda Indonesia

Tempo.Co, Jakarta -  Staf khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga mengatakan salah satu pertimbangan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal ditunjuk untuk menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Ia mengatakan Fuad tidak ada di penerbangan pesawat anyar Garuda, 17 November lalu.

"Yang pasti Pak Fuad enggak ada di penerbangan, kita ingin operasional jalan juga," ujar Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019. Di samping itu, Fuad adalah orang keuangan, sehingga dianggap mengerti untuk menjalankan perusahaan untuk sementara.

Berdasarkan manifest penerbangan, ada empat Direksi Garuda Indonesia dalam penerbangan itu, antara lain Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara, Direktur Teknik dan Layanan Garuda Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar.

Arya Sinulingga sebelumnya memastikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal ditunjuk untuk menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Ari Askhara. "Kami kompak lah dengan Kementerian Perhubungan," ujarnya

Ia mengatakan posisi orang nomor satu di perusahaan pelat merah itu ditempati Fuad hingga ada Rapat Umum Pemegang Saham guna menentukan direktur utama definitif.

Meski demikian, Arya belum bisa memastikan kapan RUPS akan digelar. "Jangan cepat-cepat agar kita mendapat yang terbaik, kami ingin mendapat direksi Garuda yang terbaik di bidang apa pun itu."

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengonfirmasi informasi tersebut. "Telah kami konfirmasi Plt Dirut adalah Direktur Keuangan," kata diaa di kawasan Kuningan. Budi meyakini operasional dari maskapai pelat merah itu tidak akan bermasalah setelah ditinggal oleh Ari Ashkara.

Begitu pula dengan keamanan penerbangan, kata Budi sudah akan berjalan seperti biasa, karena telah dipegang oleh Direktur Operasi dan Maintenance. "Tentu safety tidak ada masalah," ujarnya.

Kemarin, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir telah memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara terkait dugaan penyelundupan sepeda motor Harley Davidson melalui pesawat anyar Garuda, Airbus 330-900 Neo.

"Saya, Menteri BUMN akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda Indonesia, tapi karena perusahaan publik akan ada prosesnya lagi," ujar Erick di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis, 5 Desember 2019.

Erick mengatakan pemberhentian itu dilakukan lantaran proses penyelundupan diduga dilakukan secara menyeluruh oleh Garuda Indonesia.

Selain memberhentikan Ari Askhara, Erick Thohir mengatakan bakal mengusut tuntas kasus tersebut. "Kami akan lihat apakah ada oknum lain yang tersangkut pada kasus ini, ini bukan hanya kasus perdata tapi juga pidana karena menimbulkan kerugian negara," ujar Erick Thohir. "Ketika kita mau mengangkat citra dan kinerja bumn tapi kalau oknum di dalamnya tidak siap, ini yang terjadi."

CAESAR AKBAR | EKO WAHYUDI






Anindya Bakrie Ungkap Target di Oxford United, Siap Beri Kesempatan buat Pemain Indonesia

7 jam lalu

Anindya Bakrie Ungkap Target di Oxford United, Siap Beri Kesempatan buat Pemain Indonesia

Setelah resmi menjadi pemilik mayoritas saham klub sepam bola Oxford United --bersama Erick Thohir-- Anindya Bakrie mengungkap sejumlah targetnya.


Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15: Bagaimana Soal Utang Piutang?

8 jam lalu

Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15: Bagaimana Soal Utang Piutang?

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pengajuan permohonan chapter 15 itu tindak lanjut atas penundaan kewajiban pembayaran utang


Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

9 jam lalu

Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

Erick Thohir menyataIakan inisiatif strategis ini berfokus pada 5 prioritas utama melalui program investasi dan partnership untuk startup Indonesia.


Erick Thohir dan Anindya Bakrie Pegang 51 Persen Saham Oxford United

12 jam lalu

Erick Thohir dan Anindya Bakrie Pegang 51 Persen Saham Oxford United

Erick Thohir dan Anindya Bakrie resmi memiliki mayoritas saham klub sepakbola Oxford United, anggota divisi satu (League One) Liga Inggris.


Erick Thohir: F1 H20 di Danau Toba Akan Serap Tenaga Kerja dan UMKM

14 jam lalu

Erick Thohir: F1 H20 di Danau Toba Akan Serap Tenaga Kerja dan UMKM

Erick Thohir memastikan, penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 atau F1 H20 akan digelar di Danau Toba, Sumatera Utara. Rencananya berlangsung tahun depan.


Anindya Bakrie dan Erick Thohir Resmi Jadi Pemilik Klub Liga Inggris, Oxford United

20 jam lalu

Anindya Bakrie dan Erick Thohir Resmi Jadi Pemilik Klub Liga Inggris, Oxford United

Anindya Bakrie dan Erick Thohir, resmi menjadi pemilik klub Liga Inggris, Oxford United. Keduanya punya saham mayoritas 51 persen.


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

1 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

2 hari lalu

Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

Chapter 15 merupakan mekanisme atas pengakuan (recognition) putusan homologasi dalam tahapan PKPU yang dilalui Garuda di negara lain.


DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

2 hari lalu

DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

DPR RI juga mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia pada 2022 dan menyetujui kepemilikan saham pemerintah menjadi 55 persen.


Zulhas Sebut Erick Thohir Akan Impor Gas dari UEA untuk Penuhi Kebutuhan Pupuk Nasional

2 hari lalu

Zulhas Sebut Erick Thohir Akan Impor Gas dari UEA untuk Penuhi Kebutuhan Pupuk Nasional

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyatakan pemerintah akan mendatangkan impor gas khusus untuk keperluan pupuk nasional.