90 Persen Startup Bakal Bangkrut, Perlu Personal Branding?

Reporter

Sejumlah startup yang terpilih berfoto bersama usai memenangkan Startup Pilihan Tempo 2019 di Jakarta, Minggu, 3 November 2019, Tiga starup terpilih yaitu Aruna sebagai Winner Of The Social Impact, Boboboc sebagai Winner Of The Best Newcomer, dan Halodoc sebagai Winner Of People's Choice. TEMPO/Genta Shadra

TEMPO.CO, Surabaya - Bisnis rintisan (startup) di Indonesia terus melaju. Namun pertumbuhan bisnis itu ternyata tidak sepenuhnya menjanjikan, sebab banyak yang gugur di tengah jalan. Diperlakukan sejumlah upaya, termasuk memperkuat personal branding.

Perlunya pelaku industri startup mengembangkan dan memperkuat personal branding menjadi tema diskusi yang digelar Tempo Media Group dengan Mitsubishi Motors di Surabaya siang nanti. Gelaran yang merupakan rangkaian gelaran Startup Briefing menghadirkan Direktur Pusat Teknologi Kawasan Spesifik dan Sistem Inovasi BPPT Iwan Sudrajat, Intan Vidiasari, Deputi Grup Head Planing & Communication PT Mitsubishi Indonesia dan CEO PT Layar Mardi Dennis Adhiswara sebagai pembicara. Adapun Pemimpin Redaksi Tempo.co Setri Yasra akan menjadi moderator diskusi dengan tajuk Membangun Personal Branding di Bisnis Startup.

Dennis mengatakan, upaya mengenalkan personal branding memang diperlukan bagi pelaku industri startup. Sebab, kendati bisnis ini menjanjikan, namun peluang rontok di tengah jalan sangat besar. Menurut dia, ada tiga kemungkinan yang akan dihadapi bisnis startup : besar dengan mengakuisisi perusahaan lain, diakuisisi oleh pihak lain, atau bangkrut. “Oleh sebab itu perlu disiapkan betul bagi para pemain baru. Sosialisasi perlunya personal branding menjadi penting,” katanya.

Indonesia termasuk negara yang banyak mencetak perusahaan rintisan (startup). Perusahaan-perusahaan baru ini biasanya bergerak di bidang teknologi berbasiskan internet. Pada Maret 2019, data Startup Rangking menyebutkan, jumlah perusahaan rintisan di Indonesia mencapai 2.074 perusahaan. Hal ini menempatkan Indonesia di posisi kedua setelah India yang paling banyak melahirkan startup di kawasan Asia.

Pemerintah mendorong pendirian startup di kalangan anak muda. Ini sebagai strategi untuk menekan angka pengangguran. Dalam debat calon wakil presiden (cawapres) pekan lalu, Ma’ruf Amin yang berpasangan dengan capres Joko Widodo menyampaikan rencana mencetak 3.500 startup baru pada 2024.

Namun demikian, ancaman terhadap industri ini juga tak kalah besar. Pendiri unicorn Go-Jek Nadiem Makarim, yang sekarang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan lebih 90 persen dari startup yang bakal bangkrut. Menurut dia, butuh orang yang cukup "gila" untuk menjadi sukses mendirikan startup saat ini. Nadim berujar gila itu dibutuhkan untuk menghadapi kenyataan bahwa peluang sukses sangat kecil. "Secara statistik, 92-95 persen startup akan gagal. Kita genapkan ajalah 90 persen," katanya.

SETRI YASRA (Surabaya)






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

3 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

Topik tentang dua gempa darat kembali terjadi di Sumatera pada Jumat pagi dan dinihari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Telkomsel Gelar Tinc Batch 7, Buka Peluang Akselerasi Startup Digital

3 hari lalu

Telkomsel Gelar Tinc Batch 7, Buka Peluang Akselerasi Startup Digital

Pada akhir program akselerasi Tinc Batch 7 di Jakarta, Telkomsel mempertemukan empat startup, 11 alumni, 10 partner, dan 17 venture capital.


Pengusaha Startup Percayakan JKN untuk Jaminan Kesehatan Karyawan

3 hari lalu

Pengusaha Startup Percayakan JKN untuk Jaminan Kesehatan Karyawan

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini sudah menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia untuk menjamin kesehatan pribadi dan keluarganya.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

4 hari lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Bakrie Group Gelar Kompetisi Startup Nasional, Besok Masuk ke Babak Final

5 hari lalu

Bakrie Group Gelar Kompetisi Startup Nasional, Besok Masuk ke Babak Final

Bakrie Group mengadakan kompetisi I-Start sebagai wadah bagi anak muda dalam mengembangkan startup


Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

6 hari lalu

Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

Erick Thohir menyataIakan inisiatif strategis ini berfokus pada 5 prioritas utama melalui program investasi dan partnership untuk startup Indonesia.


Terima Pengembalian Ribuan Kardus, Sayurbox Sebut Telah Selamatkan 17 Pohon

7 hari lalu

Terima Pengembalian Ribuan Kardus, Sayurbox Sebut Telah Selamatkan 17 Pohon

CEO Sayurbox turun langsung menjadi kurir dan mengajak konsumen berpartisipasi mengembalikan kardus kemasan belanja.


Jokowi Kritik Jumlah Startup Agrikultur Minim, Padahal Ada Krisis Pangan

8 hari lalu

Jokowi Kritik Jumlah Startup Agrikultur Minim, Padahal Ada Krisis Pangan

Presiden Jokowi mengkritik minimnya jumlah startup Indonesia yang bergerak di bidang agrikultur, di tengah ancaman krisis pangan yang ke depan akan membesar.


Kolaborasi Microsoft dengan Startup Opsigo dan Alkademi Tingkatkan Skala Bisnis

9 hari lalu

Kolaborasi Microsoft dengan Startup Opsigo dan Alkademi Tingkatkan Skala Bisnis

Dukungan yang diberikan oleh Microsoft kepada startup dimulai dengan pendekatan kolaboratif.


Inflasi Naik, Presiden Lopez Obrador dan Pengusaha di Meksiko Bikin Kesepakatan

10 hari lalu

Inflasi Naik, Presiden Lopez Obrador dan Pengusaha di Meksiko Bikin Kesepakatan

Presiden Meksiko mencapai kesepakatan dengan perusahaan - perusahaan untuk menjaga harga stabil menyusul tingginya inflasi di negara itu.