Luhut Tawarkan Proyek Energi Hydropwer ke Investor Cina

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat ini tengah melakukan kunjungan ke sejumlah kota di Cina. Salah satunya, Luhut mengunjungi kota Tongxiang, di Provinsi Zhejiang Utara, Cina.

Berkunjung ke kota itu, Luhut mengelar kunjungan ke kantor Zhenshi Holding Group. Di sana ia bertemua dengan Zhang Yuqiang, pendiri Zhensi Group. Adapun Zhenshi Group merupakan salah satu produsen fiber glass terbesar di dunia.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut menawarkan Zhang untuk berinvestasi di sektor energi hijau di Indonesia, yakni hydropower. Menurut dia, hydropower tengah dikembangkan oleh pemerintah Indonesia di Kalimantan dan Papua.

"Mengapa energi hijau sangat penting? Karena inilah yang menjadi pilihan masyarakat dunia saat ini. Investor dari Jepang dan Eropa sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di hydropower," ujar Luhut, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis 5 Desember 2019.

Luhut menjelaskan, kementerian siap membantu jika perusahaan berkeinginan untuk berinvestasi di sektor energi ini. Apalagi, jika berinvestasi di sektor yang memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian alam.

Sebelumnya, Luhut mengatakan bahwa sumber energi hijau yang ramah lingkungan bisa membantu memperbaiki current account deficit atau neraca transaksi berjalan. Menurut dia, dengan mengolah energi yang ramah lingkungan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak dari fosil bisa ditekan.

“Jika ini bisa kami kelola, tentunya bisa dapat menekan neraca transaksi Indonesia. Perang dagang yang terjadi membuat kami sadar akan potensi ini," ujar Luhut, saat menjadi pembicara dalam Forum Bloomberg New Energy Finance, di Shanghai pada Rabu 4 Desember 2019, seperti dikutip Bisnis.

Dalam kesempatan itu Luhut juga menjelaskan, di Papua, energi hijau dengan hydropwer memiliki potensi yang masih bisa dikembangkan hingga 22.000 mega watt (MW). Di Kalimantan potensi Hydropwer mencapai 11.000 WW. Selain itu, masih ada lagi energi angin, biomass dan lainya dengan total potensi mencapai 443.208 MW.






Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

1 jam lalu

Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

Luhut juga memperingatkan jangan ada orang di BSSN yang berpolitik.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

1 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

1 hari lalu

Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

Uni Eropa memberikan peringatan keras jika salah satu infrastruktur energi aktif blok itu diserang.


Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

1 hari lalu

Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah diberikan kepercayaan oleh Jokowi selama 8 tahun.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

1 hari lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

1 hari lalu

Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

Luhut mengatakan laut Indonesia yang seluas 6,4 juta kilometer persegi dan berada di posisi geostrategis sangat menguntungkan.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

1 hari lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu siang dimulai dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memberikan sorotan tajam terhadap Mendag.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

1 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

1 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.