Staf Erick Thohir Sebut Penunjukan Dirut Baru Garuda Tunggu RUPS

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ari Askhara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Garuda City Center, Bandara Soekaro-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 12 September 2018. Bea dan Cukai menyita benda itu di hanggar Garuda Maintenance Facility pada 17 November lalu. TEMPO/Tony Hartawan

    Ari Askhara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Garuda City Center, Bandara Soekaro-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 12 September 2018. Bea dan Cukai menyita benda itu di hanggar Garuda Maintenance Facility pada 17 November lalu. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta-Staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, mengatakan kementeriannya belum memastikan siapa pengganti Direktur Utama PT  Garuda Indonesia pengganti Ari Askhara. Menurutnya penggantian Dirut Garuda harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham.

    "Kami masih menunggu dan melihat karena prosesnya RUPS. Ini perusahaan terbuka, mau tidak mau lewat formalnya RUPS," kata Arya saat menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

    Arya menuturkan Kementerian BUMN belum memiliki kandidat Dirut Garuda yang baru. Sebab, hal itu butuh proses. Arya menilai jajaran direksi Garuda saat ini masih mampu menjalankan operasional perusahaan pelat merah itu.

    Sebelumnya Erick Thohir memberhentikan Dirut Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara karena menyelundupkan komponen motor Harley-Davidson. Berdasarkan temuan Komite Audit, Ari memesan komponen motor gede itu melalui pegawainya.

    Transaksi pembelian dilakukan pada April 2019 melalui rekening pribadi bagian keuangan Garuda di Amsterdam. Hingga akhirnya motor dibawa ke Indonesia atas nama salah satu pegawainya yang berinisial SAS pada penerbangan Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 pada 17 November 2019 lalu.

    Dari kasus ini, Arya mengatakan Kementerian BUMN bakal memperkuat posisi komisaris untuk aspek pengawasan. Di kasus Dirut Garuda, kata dia, yang mengungkap skandal ini adalah komisaris melalui komite audit, bukan Kementerian BUMN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!