Saham Garuda Melemah di Tengah Kabar Kargo Harley Davidson Ilegal

Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Harga saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. berada di zona merah selama perdagangan tiga hari terakhir. Padahal, pada Senin, 2 Desember 2019, harga saham Garuda berada di zona hijau.

Pada Kamis siang, 5 Desember 2019, ini pukul 14.45 WIB, saham perusahaan pelat merah itu berada di Rp 494 per lembar saham. Harga itu turun 6 poin atau minus 1,2 persen dari harga pembukaan di Bursa Efek Indonesia.

Pergerakan saham tertinggi pada perdagangan hingga siang ini berada di Rp 515 per lembar saham. Sedangkan terendah di Rp 494 per lembar saham.

Saham berkode GIAA itu sudah ditransaksikan sebanyak 1.704 kali dengan volume sebanyak 12,24 juta lembar saham senilai Rp 6,12 miliar.

Pergerakan saham Garuda berada di zona merah di tengah kabar soal kargo gelap di Garuda.

Sebelumnya Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta menahan onderdil sepeda motor Harley Davidson bekas yang diselundupkan di pesawat baru Garuda Indonesia. Motor besar itu diurai dan dikemas dalam 15 paket kargo. Barang ini diselundupkan melalui pesawat baru Garuda Indonesia yang didatangkan dari Toulouse, Prancis. Pesawat Airbus A330-900 ini bertolak dari Toulouse Sabtu 16 November dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Minggu 17 November siang.

Saat ini, pendalaman perkara sedang berlangsung. Kantor Bea dan Cukai Tangerang sedang memfinalisasi laporannya. Adapun Bea dan Cukai turut menyertakan Erick Thohir lantaran kasus penyelundupan barang itu melibatkan perusahaan BUMN.

Adapun Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan motor itu beserta suku cadang yang disita itu adalah milik karyawan. "Dibawa beberapa karyawan. Karyawan sudah mendeclare barang- barang itu ke Bea dan Cukai," ujar Ikhsan kepada Tempo, Selasa 3 Desember 2019.

Garuda Indonesia, kata Ikhsan, akan mengikuti aturan yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya keputusan dari Bea dan Cukai. "Jika perlu membayar pajak kami siap, jika memang harus dikirim kembali (reekspor) kami akan mengikuti sepenuhnya."

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa mengatakan sore ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Badan Usaha Milik Negara akan umumkan soal dugaan kargo gelap di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk,.

"Nanti sore jam 15.30 ada preskon terkait Garuda bersama Menteri BUMN," kata Nufransa kepada Tempo, Kamis, 5 Desember 2019.

HENDARTYO HANGGI






Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

6 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Saham Emiten-emiten Ini Pernah Mengalami Suspensi

9 jam lalu

Saham Emiten-emiten Ini Pernah Mengalami Suspensi

Peningkatan harga kumulatif signifikan pada saham PT Gaya Abadi Sempurna, dan untuk cooling down, Bursa Efek memandang perlu suspensi saham emiten ini


Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

10 jam lalu

Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

Kaesang Pangarep menceritakan pertemuannya dengan investor kawakan Lo Kheng Hong sebelum pandemi Covid-19 merebak yakni sekitar tahun 2019.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

1 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

1 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Melemah di Sesi I, Sejalan dengan Bursa Global

1 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Melemah di Sesi I, Sejalan dengan Bursa Global

IHSG menutup sesi di level 7.092,7 atau 0,49 persen lebih rendah dari angka penutupan kemarin (7,127,5).


Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 8 Saham Ini

1 hari lalu

Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 8 Saham Ini

Samuel Sekuritas menyoroti sejumlah saham yang perlu dicermati para investor dengan kondisi IHSG hari ini.


Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

2 hari lalu

Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

Chapter 15 merupakan mekanisme atas pengakuan (recognition) putusan homologasi dalam tahapan PKPU yang dilalui Garuda di negara lain.


BRI Buyback Saham, Pengamat: Manajemen Yakin Undervalued

2 hari lalu

BRI Buyback Saham, Pengamat: Manajemen Yakin Undervalued

Tujuan dari aksi korporasi tersebut digunakan untuk program kepemilikan saham bagi para pekerja BRI.


DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

2 hari lalu

DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

DPR RI juga mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia pada 2022 dan menyetujui kepemilikan saham pemerintah menjadi 55 persen.