Teten: Sarinah Akan Jual 100 Persen Produk Lokal

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teten Masduki tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Teten Masduki tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki siang ini bertandang ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bertemu dengan Menteri BUMN Erick Tohir. Teten mengatakan, ia berencana meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bersama Erick Thohir. Caranya antara lain menjual produk UMKM di pusat perbelanjaan Sarinah

    "Tapi nanti 100 persen produk lokal dijual di sana (Sarinah), konsepnya ritel atau dititipi nanti masih dikaji," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 4 Desember 2019.

    Teten mengungkapkan, program tersebut juga merupakan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang berniat meningkatkan ekonomi kerakyatan. Ia menjelaskan, bahwa produk yang di jual Sarinah seluruhnya adalah produk buatan dalam negeri. "Bagaimana nanti Sarinah menjadi showroom all Indonesia produk," ungkapnya.

    Teten menjelaskan, bahwa sekitar Sarinah telah banyak pusat perbelanjaan, namun belum ada yang benar-benar menjual produk lokal. Ia menuturkan, nanti para wisatawan yang akan mencari buah tangan khas Indonesia, bisa berkunjung ke Sarinah tanpa harus susah payah mencarinya di tempat lain. 

    "Jadi gampang lah kalau ada tamu negara, turis, toh dari segi konsep bisnis Sarinah harus berubah. Di sekitar situ ada Grand Indonesia, ada Plaza Indonesia lalu Sarinah apa bedanya kan pasti kalah dari segi bisnis," kata dia.

    Dengan adanya rencana ini, Teten mengatakan, akan melakukan revitalisasi Sarinah seperti pembaharuan gedung dan manajemen, agar dapat optimal dan menarik para pengunjung. Namun ia belum bisa mengatakan, kapan wacana ini dapat segera direalisasikan.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.