Dongkrak Pertumbuhan, Jepang Rilis Paket Stimulus 13 Triliun Yen

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 23 Januari 2019. [REUTERS / Arnd Wiegmann]

TEMPO.CO, Tokyo - Perdana Menteri Jepang Shizo Abe pada hari ini mengumumkan paket stimulus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang tengah dihadang kemerosotan ekspor, bencana alam, dan dampak dari kenaikan pajak penjualan.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Abe menjelaskan bahwa paket kebijakan tersebut akan mencakup langkah-langkah fiskal senilai 13 triliun yen atau sekitar US$ 119 miliar. Namun, ia belum memberikan rincian mengenai kebijakan tersebut.

Paket ini dirancang untuk membantu pemulihan bencana, melindungi terhadap risiko ekonomi, dan mempersiapkan negara setelah Olimpiade Tokyo 2020.

Dengan paket kebijakan itu, Abe tampak ingin meminimalkan risiko resesi yang akan menodai catatan program pertumbuhan Abenomics, sambil menopang dukungan politiknya sendiri setelah skandal yang muncul baru-baru ini.

Ekonomi Jepang diperkirakan akan menyusut 2,7 kuartal keempat tahun 2019 dibanding periode yang sama. Penurunan ekonomi ini menyusul kenaikan pajak dan bencana topan, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Paket itu akan bertujuan untuk membuat ekonomi Jepang kembali berjalan dan menghindari kemunduran lebih lanjut dalam permintaan global yang memicu resesi awal tahun depan.

Dari draft paket stimulus pemerintah yang diperoleh Selasa oleh Bloomberg disebutkan perlunya pengeluaran untuk meningkatkan infrastruktur pencegahan bencana, perpanjangan program rabat pembayaran tanpa uang tunai serta bantuan teknologi informasi untuk perusahaan kecil dan menengah yang menaikkan upah pekerja.

Kepala kebijakan Partai Demokrat Liberal Fumio Kishida sebelumnya memperkirakan total keseluruhan paket kebijakan ini, termasuk investasi sektor swasta, akan menelan biaya sekitar 25 triliun yen.

Terkait hal ini, para ekonom dan investor akan memperhatikan berapa banyak pengeluaran baru yang ada dan berapa banyak pembiayaan yang dibutuhkan. “Paket ekonomi terbaru Jepang kemungkinan tidak akan mendorong pertumbuhan secara signifikan," kata Yuki Masujima, ekonom dari Bloomberg.

Meski begitu, Masujima yakin paket ekonomi ini akan cukup untuk menghindari kontraksi kuartal ini yang berisiko berubah menjadi resesi awal tahun depan. “Perdana Menteri Shinzo Abe mungkin perlu meningkatkan stimulus fiskal pada tahun 2020 jika permintaan luar negeri memburuk lagi," tuturnya.

BISNIS






Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

11 jam lalu

Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

Pemerintah Jepang kemungkinan akan melegalkan ganja untuk kepentingan pengibatan.


Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

1 hari lalu

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.


Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

1 hari lalu

Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Minoru Terada di Tokyo.


Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

1 hari lalu

Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit.


Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

2 hari lalu

Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

Ma'ruf Amin melaporkan sejumlah poin yang dibahas dalam pertemuannya dengan PM Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Senin, 26 September 2022.


Jepang Melepas Shinzo Abe dengan Bunga dan Kontroversi

2 hari lalu

Jepang Melepas Shinzo Abe dengan Bunga dan Kontroversi

Ribuan pelayat Shinzo Abe membanjiri tempat pemakaman sejak dini hari, memaksa penyelenggara untuk membuka aula setengah jam lebih awal.


Wapres Ma'ruf Amin dan Pemimpin Dunia Hari Ini Ikuti Pemakaman Shinzo Abe

2 hari lalu

Wapres Ma'ruf Amin dan Pemimpin Dunia Hari Ini Ikuti Pemakaman Shinzo Abe

Wakil Presiden Ma'ruf Amin hari ini akan mengikuti pemakaman kenegaraan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang tewas dibunuh.


Diplomatnya Diusir Rusia, Jepang Protes Keras dan Siapkan Pembalasan

2 hari lalu

Diplomatnya Diusir Rusia, Jepang Protes Keras dan Siapkan Pembalasan

Tokyo mengajukan protes keras dan akan melakukan pembalasan karena diplomatnya diusir Rusia karena dianggap mata-mata


Diduga Mata-mata, Konjen Jepang di Vladivostok Diusir Rusia

2 hari lalu

Diduga Mata-mata, Konjen Jepang di Vladivostok Diusir Rusia

Pemerintah Rusia mengusir Konjen Jepang di Vladivostok, Motoki Tatsunori atas tuduhan spionase


Jepang Bersiap Gelar Pemakaman Shinzo Abe

2 hari lalu

Jepang Bersiap Gelar Pemakaman Shinzo Abe

Ratusan warga Jepang antre di jalan-jalan di luar Nippon Budokan Hall, lokasi pemakaman kenegaraan Shinzo Abe