Pengusaha Siap Bangun Properti di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatra

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan tol trans-Sumatera ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung di gerbang tol KM 240, Kabupaten Mesuji, Jumat, 15 November 2019. Jokowi menyampaikan bahwa jalan tol ini memiliki arti yang besar antara lain penciptaan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan perbaikan jaringan logistik yang lebih baik, memberikan fasilitas kepada produksi artinya ada karet, sawit dan lainnya, serta yang paling utama adalah penciptaan lapangan pekerjaan baru bagi sehingga berdampak pada keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan tol trans-Sumatera ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung di gerbang tol KM 240, Kabupaten Mesuji, Jumat, 15 November 2019. Jokowi menyampaikan bahwa jalan tol ini memiliki arti yang besar antara lain penciptaan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan perbaikan jaringan logistik yang lebih baik, memberikan fasilitas kepada produksi artinya ada karet, sawit dan lainnya, serta yang paling utama adalah penciptaan lapangan pekerjaan baru bagi sehingga berdampak pada keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan tol Trans-Sumatra satu per satu mulai beroperasi. Hal ini membuka potensi lebih besar bagi pasar properti di Sumatra. Pengembang bahkan sudah siap untuk ikut melakukan pembangunan hunian di sekitar tol tersebut.

    Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sumatra Selatan Bagus Pranajaya mengatakan bahwa saat ini sudah ada beberapa pengembang yang mengajukan izin dan rencana untuk ikut mengembangkan properti di sekitar tol Trans-Sumatra.

    "Jadi, sudah ada beberapa pengembang baik dari pengembang lokal maupun pengembang bersekala nasional sudah bertemu dengan saya untuk rencana melakukan pengembangan didaerah lokasi area tol Palembang—Kayu Agung—Betung," ungkapnya Rabu, 4 Desember 2019.

    Bagus menambahkan bahwa REI menyambut dengan sangat positif apa yang akan dilakukan pengembang saat ini.

    Pasalnya rencana pengembangan tersebut dapat disinkronkan dengan upaya untuk menggalakkan perumahan, baik rumah komersial ataupun subsidi.

    "Karena disparitas rumah (backlog) perumahan di Sumatra Selatan sendiri masih sangat tinggi yaitu 370.000 (unit) dan itu data sampai dengan 2018," kata Bagus.

    Saat ini, baru ada beberapa ruas jalan tol di Trans-Sumatra yang baru diresmikan dan segera beroperasi di antaranya tol Kayu Agung—Bandar Lampung dan Kayu Agung—Palembang—Betung. Sisanya masih dalam tahap penyelesaian pengerjaan dan diperkirakan baru rampung tahun depan.

    Harapannya, jika semua ruas jalan tol Trans-Sumatra telah rampung, bisa membuka pasar properti lebih besar lagi di Sumatra dan dapat meningkatkan pemerataan penduduk dan pembangunan ke wilayah Sumatra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!