Tanggul Laut Muara Baru Jebol, Kementerian PUPR Turunkan Tim

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar udara tanggul laut di RT 20/RW 17 Muara Baru, Jakarta, Minggu 20 Januari 2019. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun tanggul baru di depan tanggul lama, lebih menjorok ke laut. TEMPO/Subekti.

    Gambar udara tanggul laut di RT 20/RW 17 Muara Baru, Jakarta, Minggu 20 Januari 2019. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun tanggul baru di depan tanggul lama, lebih menjorok ke laut. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tanggul laut di pantai utara di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, jebol. Penyebab jebolnya tanggul laut yang masuk dalam proyek National Capital Integrated Coastal Development ( NCICD) masih terus diselidiki oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air.

    "Penyebab kerusakan sedang diselidiki oleh Puslitbang SDA," kata Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Kementerian PUPR Jarot Widyoko Rabu, 4 Desember 2019.

    Muara Baru merupakan salah satu titik prioritas dalam proyek Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN) yang dalam tahap pertamanya digarap oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta lewat proyek yang juga dikenal NCICD.

    Dari panjang tanggul laut 29,05 kilometer yang akan dibangun, hingga kini tanggul yang terbangun baru mencapai 8,22 kilometer.

    Dari panjang tersebut, Kementerian PUPR mendapat porsi 7,22 kilometer dan kini sudah terbangun sepanjang 4,50 kilometer. Tanggul yang belum dibangun terus dikerjakan dan diharapkan rampung pada akhir 2019. Lokasi tanggul yang dikerjakan Kementerian PUPR tersebar di Muara Baru, Kamal Muara, dan Kali Baru.

    Sementara itu, porsi pembangunan tanggul laut oleh Pemerintah DKI Jakarta dan swasta masing-masing mencapai 7,03 kilometer dan 14,90 kilometer. Pemerintah DKI Jakarta telah membangun tanggul sejauh 4,42 kilometer, sedangkan progress swasta masih nihil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.