Edhy Prabowo Janji Tak Akan Ganti Pejabat Eselon I KKP

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mencicipi makanan pada rangakaian acara Makan Ikan Bersama di Area Parkir Gedung Mina Bahari, Jakarta, Kamis 21 November 2019. Makanan dan Minuman berbahan dasar hewani dan nabati laut di sajikan dalam  acara Makan Ikan Bersama. Tempo/Ahmad Tri Hawaari

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mencicipi makanan pada rangakaian acara Makan Ikan Bersama di Area Parkir Gedung Mina Bahari, Jakarta, Kamis 21 November 2019. Makanan dan Minuman berbahan dasar hewani dan nabati laut di sajikan dalam acara Makan Ikan Bersama. Tempo/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjanji tidak akan merombak jajarannya, khususnya para eselon I. Dia mengaku hanya ingin mengisi sejumlah jabatan yang kosong.

    "Pak Dirjen, Eselon I, saya komitmen tidak akan ada pergantian kecuali yang kosong jabatannya," ujarnya dalam Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

    Dia meyakini mereka yang telah menempati posisi tersebut adalah orang-orang terpilih dan terbaik di KKP. Edhy Prabowo pun ingin mereka bekerja sebagai tim bukan sekedar simbol. "Eselon I yang masih siap bersama maju bersama, saya minta terus bersama-sama," ujarnya.

    Edhy Prabowo menyebutkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi KKP. Harapan presiden dan wakil presiden tentang pembangunan sektor perikanan bisa menghasilkan lapangan kerja serta devisa perlu diwujudkan bersama.

    Persoalan banyaknya jabatan kosong mulai dari eselon IV di KKP juga disinggung Ketua Komisi IV DPR Sudin. "DPR minta mengisi segera jabatan yang kosong agar kinerja KKP mendorong percepatan kebangkitan industri perikanan. Ada 151 jabatan kosong," bebernya saat hadir memberi sambutan dalam rakornas tersebut.

    Menjadi kontradiktif, katanya, jika efisiensi diutamakan, sementara kinerja KKP semakin lambat. "Jadi Pak Menteri segera isi. Silakan hak Pak Menteri, yang penting sesuai bidang," kata Edhy Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.