Jokowi Angkat Dewan Komisioner LPS Baru, Luky Alfirman

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuanan Luky Alfirman saat meluncurkan surat utang berharga negara (SBN) syariah seri Sukuk Tabungn ST-003 di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Jumat 1 Februari 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuanan Luky Alfirman saat meluncurkan surat utang berharga negara (SBN) syariah seri Sukuk Tabungn ST-003 di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Jumat 1 Februari 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi memiliki anggota ex-officio Dewan Komisioner baru yakni Luky Alfirman, yang juga mengemban tanggung jawab sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    LPS melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 2 Desember 2019, menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengangkat Luky melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 78/M Tahun 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner LPS.

    Luky resmi menjabat posisinya di LPS setelah menerima Keppres dari Menteri Keuangan.

    Dalam Surat Keputusan yang sama, Presiden Jokowi juga memberhentikan dengan hormat Robert Pakpahan sebagai anggota Ex-Officio Dewan Komisioner LPS yang telah memasuki masa pensiun.

    Dengan demikian, berikut susunan Anggota Dewan Komisioner LPS yang baru:

    1. Anggota merangkap Ketua : Halim Alamsyah
    2. Anggota merangkap Kepala Eksekutif : Fauzi Ichsan
    3. Anggota non ex-officio : Didik Madiyono
    4. Anggota (ex-officio Kemenkeu) : Luky Alfirman
    5. Anggota (ex-officio Bank Indonesia) : Erwin Rijanto
    6. Anggota (ex-officio OJK) : Heru Kristiyana

    Luky Alfirman Lahir di Bandung pada 27 Maret 1970. Dia menempuh pendidikan Perguruan Tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mendapatkan gelar Sarjana Teknik Industri pada 1994.

    Kemudian, dia melanjutkan pendidikan pasca sarjana di University of Colorado, Boulder, USA dan mendapatkan gelar Master of Arts (MA) in Economics pada tahun 2000. Selanjutnya, Luky juga memperoleh gelar Doctor of Philosophy (PhD) in Economics dari universitas yang sama pada 2004.

    Sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky bertanggung jawab sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara Menteri Keuangan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.