Penasihat PM Jepang Masatsugu Asakawa Terpilih Jadi Presiden ADB

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera Matahari Terbit, Jepang yang diprotes Korea Selatan agar tidak dikibarkan di Olimpiade 2020 Tokyo. (military com)

    Bendera Matahari Terbit, Jepang yang diprotes Korea Selatan agar tidak dikibarkan di Olimpiade 2020 Tokyo. (military com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Masatsugu Asakawa, penasihat Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Jepang, resmi terpilih menjadi Presiden Asian Development Bank (ADB). Pemilihan ini dilakukan oleh Dewan Gubernur ADB. Asakawa akan memulai jabatannya sebagai Presiden ke-10 ADB pada 17 Januari 2020.

    Dia akan mengantikan Takehiko Nakao yang seharusnya selesai pada 23 November 2021. Sayangnya, ADB tidak mengungkapkan alasan mundurnya Nakao.

    "Pengalaman Bapak Asakawa banyak dan beragam di keuangan global dan pembangunan akan membantu ADV dalam mengejar visinya mewujudkan kawasan Asia Pasifik yang sejahtera, inklusif, kuat dan berkelanjutan," kata Deputi Perdana Menteri dan Menteri Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan Hong Nam-ki, Senin, 2 Desember 2019.

    Nam-ki yang juga menjabat sebagai dewan anggota gubernur ADB menuturkan dewan tidak sabar bekerja dengan Asakawa. Dalam perjalanan karirnya yang mendekati empat dekade, Asakawa telah mengisi berbagai pos penting antara lain posisi senior di Kementerian Keuangan Jepang, Wakil Menteri Keuangan Jepang bidang Internasional, dan memiliki pengalaman lainnya di bidang kebijakan pembangunan, pasar forex, dan kebijakan pajak internasional.

    Dia menjabat sebagai Deputi Keuangan dalam G20 Osaka Summit 2019 dan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank SentralnG20 di Fukuoka, Japan.

    Dalam krisis global, dia ambil bagian Pertemuan Tahunan Pemimpin G20 sebagai Asisten Eksekutif Perdana Menteri Taro Aso.

    Asakawa juga memiliki hubungan baik dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Dia juga mengajar sebagai dosen tamu di Universitas Tokyo dari 2012-2015 dan Universitas Saitama sejak 2007-2009. Asakawa menyelesaikan kuliah S1 di Universitas Tokyo pada 1981 dan S2 di Universitas Princeton, AS, pada 1985.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.