Akhir Tahun, ASDP Prediksi 2 LIntasan Ini Bakal jadi Tersibuk

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Minggu, 9 Juni 2019. Direktur Utama PT ASDP Ira Puspa Dewi menyatakan jumlah pemudik roda empat yang sudah melakukan penyebErangan ke pulau Jawa sudah mencapai 38.110 mobil atau 38 persen. ANTARA

    Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Minggu, 9 Juni 2019. Direktur Utama PT ASDP Ira Puspa Dewi menyatakan jumlah pemudik roda empat yang sudah melakukan penyebErangan ke pulau Jawa sudah mencapai 38.110 mobil atau 38 persen. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yakin dapat melayani 2,2 juta penumpang dan 305.000 unit kendaraan roda empat di 9 lintasan nasional selama angkutan penyeberangan periode Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

    Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry Imelda Alini Pohan menyatakan prediksi itu naik 4,7 persen dibandingkan dengan realisasi Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang mengangkut sebanyak 2,13 juta orang.

    Untuk kendaraan roda emat, ASDP memprediksi melayani sebanyak 305.173 unit atau naik 4,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 291.650 unit.

    "Dan roda 2 sebanyak 175.100 atau naik 4,2 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 168.072 unit," kata Imelda, Ahad, 1 Desember 2019.

    Ada sembilan lintasan penyeberangan yang terpantau nasional selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2019. Kesembilan lintasan itu meliputi Merak - Bakauheni atau lintasan tersibuk yang dikelola, Ketapang - Gilimanuk, Padangbai - Lembar, Kayangan - Pototano, Tanjung Kelian - Tanjung Api-api, Bitung - Ternate, Hunimua - Waipirit, Ajibata-Ambarita dan Telaga Punggur - Tanjung Uban.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, menyatakan dua lintasan tersibuk yakni Merak - Bakauheni, dan Ketapang - Gilimanuk diprediksikan akan ramai selama layanan Nataru yang bersamaan dengan liburan semester anak sekolah. Di sisi lain, tol Trans-Sumatra pun sudah mulai dapat digunakan, sehingga dapat meningkatkan minat orang untuk mencoba tol tersebut.

    Imelda memprediksi jumlah penumpang yang melewati Merak-Bakauheni, mencapai 525.903 orang atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu 500.860 orang. Berikutnya kendaraan roda 4 mencapai 86.850 unit atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 82.714 unit, dan roda 2 diperkirakan mencapai 22.341 unit atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 21.278 unit.

    Sebaliknya, untuk Bakauheni-Merak, diperkirakan jumlah penumpang mencapai 482.517 orang atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 459.540 orang. Kendaraan roda empat sebanyak 86.850 unit atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 78.263 unit, dan roda dua diperkirakan mencapai 18.385 unit atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 17.510 unit.

    Sementara itu, lintasan Ketapang-Gilimanuk, diperkirakan jumlah penumpang mencapai 933.417 orang atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 888.969 orang. Adapun kendaraan roda 4 sebanyak 91.709 unit atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 87.342 unit. Terakhir, roda 2 diperkirakan mencapai 78.820 unit atau naik 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 75.067 unit.

    Adapun Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengharapkan agar kapal penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. "Kalau bisa diperbaikilah, kapal-kapal itu, entah itu AC-nya, atau tempat duduknya, agar pelayanan menjadi lebih baik," ujarnya.

    PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga diminta meningkatkan e-ticketing dan cashless kepada masyarakat yang akan menggunakan jasa angkutan penyeberangan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!