Jaring Wisman, Rute Penerbangan Kupang-Darwin Dibuka Desember

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Transnusa. k-travel.info

    Pesawat Transnusa. k-travel.info

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat memastikan, rute penerbangan Kupang- Darwin, Australia akan mulai dibuka pada 3 Desember 2019 mendatang. Dibukanya rute penerbangan langsung ke Darwin ini diharapkan dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke NTT.

    Demikian dikatakan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu dalam kegiatan sosialisasi hasil survei Indeks Kebebasan Pers (IKP) tahun 2019 yang diselengarakan Dewan Pers di Kupang, Jumat 29 November 2019.

    Marius Ardu Jelamu hadir dalam kegiatan itu mewakili Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai pembicara dalam kegiatan sosialisasi hasil survei indeks kebebasan pers (IKP) 2019 di Nusa Tenggara Timur.

    Ia mengatakan, dibukanya rute penerbangan langsung internasional itu sekaligus untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Adapun jalur penerbangan Kupang-Darwin dianggap sangat strategis karena dapat mendorong pembangunan sektor pariwisata, ekonomi serta perdagangan dari NTT ke Darwin.

    Menurut Marius, rute penerbangan langsung Kupang-Darwin akan dilayani pesawat TransNusa yang selama ini melayani berbagai daerah di provinsi berbasis kepulauan ini. Sejumlah pengusaha dari Nusa Tenggara Timur pun ikut serta dalam penerbangan perdana pesawat udara TransNusa dari Kupang menuju Darwin, Australia pada 3 Desember 2019 mendatang

    "Para pengusaha dari NTT akan ikut serta dalam penerbangan perdana Kupang-Darwin. Mereka akan membangun kerja sama dengan para pelaku usaha yang ada di Darwin, Australia untuk pembangunan ekonomi NTT," kata Marius

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.