Kereta Cepat Jakarta - Bandung Ditargetkan Beroperasi 2021

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara konstruksi untuk perlintasan kereta cepat Jakarta-Bandung di Buahbatu, Bandung Jawa Barat, Rabu, 25 September 2019. Hingga saat ini total pengadaan lahan pembangunan prasarana kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 98,95 persen lahan dengan total 8.279 bidang seluas lebih dari 6,2 juta m2. ANTARA

    Foto udara konstruksi untuk perlintasan kereta cepat Jakarta-Bandung di Buahbatu, Bandung Jawa Barat, Rabu, 25 September 2019. Hingga saat ini total pengadaan lahan pembangunan prasarana kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 98,95 persen lahan dengan total 8.279 bidang seluas lebih dari 6,2 juta m2. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau Wika mengungkapkan perkembangan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 38 persen. "Kereta cepat sekarang progressnya sudah 38 persen, saat ini sudah berjalan normal sesuai dengan progres bahwa kita akan menuju selesai pada tahun 2021 sesuai jadwal untuk operasionalnya," ujar Direktur Utama Wika Tumiyana di Jakarta, Jumat, 29 November 2019.

    Tumiyana mengatakan bahwa status pembebasan lahan untuk proyek kereta cepat tersebut, sudah mencapai 99,4 persen. Terkait proses pemindahan jalur pipa migas Pertamina dari rute proyek kereta cepat, ia menjawab bahwa hal tersebut telah rampung.

    "Pertamina sudah selesai pemindahan pipanya, cuma tiga kilometer dan itu sudah dialihkan jalur pipanya," kata Tumiyana.

    Sedangkan untuk proses pemindahan sejumlah sambungan udara tegangan tinggi atau sutet PLN dari rute proyek kereta cepat, Dirut Wika tersebut mengatakan bahwa pemindahan itu akan dilakukan secara bertahap. "Pemindahan sutet PLN dilakukan secara bertahap karena jumlahnya banyak," ujar Tumiyana.

    Dia menjelaskan bahwa Wika menyediakan waktu jeda atau window time supaya tidak terjadi pemadaman, ketika sutet-sutet itu dipindahkan. "Pemahamannya disesuaikan dengan kebutuhan, ini sudah bergerak semua dan oke," tuturnya.

    Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir memprioritaskan tiga program yakni pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, negosiasi Pertamina dengan Aramco serta penyehatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

    Terkait program pembangunan kereta cepat, Menteri BUMN tersebut berharap pembangunan kereta cepat bisa lebih cepat, supaya visi untuk menyambung Pulau Jawa dengan kereta cepat bisa menjadi kenyataan setelah Tol Trans-Jawa sekarang kereta cepat.

    Sementara itu Anggota Komisi VI DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan bahwa pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung perlu tepat waktu dan sudah bisa dioperasikan pada tahun 2021 sesuai dengan yang ditargetkan sebelumnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!