Baca Pidato Nadiem Makarim yang Viral, Sri Mulyani Tersindir

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyampaikan materi disela-sela Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 1 Jakarta, Senin, 4 November 2019. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian jajaran Kemenkeu terhadap generasi muda dan bangsa Indonesia. ANTARA

    Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyampaikan materi disela-sela Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 1 Jakarta, Senin, 4 November 2019. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian jajaran Kemenkeu terhadap generasi muda dan bangsa Indonesia. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan mengatakan ikut membaca pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk para guru yang sempat viral beberapa hari lalu. Setelah membaca pidato untuk Hari Guru tersebut, Sri Mulyani pun merasa ikut tersindir karena selama ini guru-guru juga dibebani tanggung jawab keuangan. 

    “Saya lihat surat cintanya Mas Nadiem untuk guru, ternyata guru mendapatkan beban untuk melakukan kegiatan pertanggungjawaban keuangan. Saya sepertinya agak terkena,” ujar Sri Mulyani dalam pemaparannya dalam acara Kompas 100 CEO Forum yang digelar di Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (28/11/2019)

    Saat isi pidato tertulis Nadiem Makarim itu menjadi viral, Sri Mulyani langsung menyampaikan pesan tersebut kepada anak buahnya. Ia meminta mereka untuk membuat sistem laporan pertanggungjawaban keuangan yang sederhana, sehingga tidak membebankan berbagai pihak.

    “Jadi surat cintanya Mas Nadiem saya forward ke anak buah saya, kalau menteri yang baru minta pertanggungjawaban itu harus sederhana. Teknologi mungkin juga bisa mempermudah, dari sent menjadi delivered, tanpa harus menimbulkan beban," tutur Sri Mulyani. 

    Sri Mulyani menekankan, APBN sebesar Rp2.540 triliun harus digunakan untuk membangun, bukan menambah masalah. "Itu untuk pendidikan, kesehatan, untuk infrastruktur, meningkatkan skill, memperbaiki regulasi, jadi jangan sampai APBN menambah regulasi,” jelasnya.

    Di sela-sela pemaparannya, Sri Mulyani bahkan sempat menyapa Nadiem dengan ‘Pak’, namun tak diindahkan oleh mantan bos Gojek tersebut. Ia mengatakan, telah menyampaikan kepada Nadiem sebagai Mendikbud bahwa anggaran pendidikan paling besar. 

    “Kemudian programnya di tempat Pak Nadiem, dipanggil Pak, dia nggak nengok, Nadiem saja. Nadiem sekarang ingin melihat bagaimana kita membantu menyampaikan ide fleksibilitas dan prosesnya. Jadi, mungkin anggarannya sama, namun caranya menggunakan beda, kita harapkan hasilnya beda,” kata Sri Mulyani.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?