Dekati Level Support, Laju IHSG Berpotensi Rebound Hari Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Analis memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk rebound pada perdagangan hari ini, Kamis 28 Novemver 2019 setelah kemarin terkoreksi tipis.

    Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG bergerak mendekati level support 6.000 dengan indikator Stochastic dan RSI yang mulai memasuki area oversold

    “Candlestick pun berpotensi membentuk pola bullish reversal signal yakni southern staryang tepat pada level support. Potensi pembalikan arah pergerakan IHSG terbuka dengan konfirmasi mampu kembali kuat di atas 6.050 pada support resistance 6.000-6.125,” katanya dalam riset harian.

    Saham-saham yang masih menarik untuk dicermati yakni; INKP, CPIN, ULTJ, BNLI, TBIG, TLKM, SRIL, LPPF, MNCN, SCMA.

    Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,05 persen atau 3,15 poin di level 6.023,04 pada Rabu 27 November 2019. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.002,99 – 6.052,49.

    Aksi jual bersih saham oleh investor asing berlanjut pada perdagangan Rabu kemarin 27 September 2019. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp396,96 miliar, net sell hari perdagangan kelima berturut-turut sejak 21 November.

    Aksi beli oleh investor asing tercatat 1,23 miliar lembar saham senilai Rp3,07 triliun. Adapun investor asing mencatat aksi jual 1,3 miliar lembar saham senilai Rp3,47 triliun.

    Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,26 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 10,96 miliar lembar saham.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.