Susi Masuk Bursa Bos BUMN, Pengamat: Cocok di Garuda

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kebersamaan Susi Pudjiastuti bersama cucu dengan latar belakang laut biru dan kapal pesiar putih di Yokohama, Jepang. Instagram/@susipudjiastuti115

    Kebersamaan Susi Pudjiastuti bersama cucu dengan latar belakang laut biru dan kapal pesiar putih di Yokohama, Jepang. Instagram/@susipudjiastuti115

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat sektor perikanan Mohammad Abdi Suhufan menyatakan bahwa sosok Susi Pudjiastuti lebih cocok bila ditempatkan di BUMN penerbangan yang perlu perbaikan kinerja keuangan, seperti PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. 

    "Melihat latar belakang beliau sebagai pengusaha perikanan dan sebelumnya penerbangan, Ibu Susi berpeluang masuk ke BUMN penerbangan, seperti Garuda atau BUMN perikanan seperti Perum Perindo," kata Abdi Suhufan di Jakarta, Selasa, 26 November 2019.

    Ketika ditanya lebih jauh, Abdi berpendapat Susi lebih cocok menangani Garuda. Terutama karena melihat besarnya permasalahan yang membeli perusahaan penerbangan tersebut.

    Abdi yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) itu menilai Susi layak masuk bursa calon bos BUMN. Terutama untuk menangani inefisiensi perusahaan dan membangun bisnis penerbangan yang berkeadilan.

    Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga sebelumnya menyatakan bahwa kemungkinan bakal ada mantan menteri yang berpotensi masuk dan mengisi salah satu jabatan di sejumlah BUMN. Pihaknya sedang mencari-cari berbagai sosok untuk melengkapi beragam posisi kosong di berbagai BUMN.

    Namun, ketika ditanya lebih lanjut apakah sosok seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti termasuk dalam sosok yang dicari, Arya hanya meminta wartawan untuk melihat saja nanti bagaimana jadinya.

    Menanggapi kabar itu, Susi Pudjiastuti enggan menyampaikan komentarnya. "Tidak tahu," ujar Susi dalam pesan pendek kepada Tempo, Selasa, 26 November 2019. Susi juga enggan menjawab kemungkinan seumpama ia ditunjuk menjadi bos perusahaan pelat merah. "Belum tahu," tuturnya singkat.

    Rumor Susi bakal menempati kursi bos BUMN beredar belakangan ini. Selain Susi, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, juga disebut-sebut masuk bursa calon bos perusahaan pelat merah itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.