Pemda DIY Perpanjang Dua Hari Pendaftaran CPNS 2019

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kegiatan Simulasi Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel bekerjasama dengan yang digelar di Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Ahad, 17 November 2019. ANTARA/Humas Pemprov Sulsel

    Suasana kegiatan Simulasi Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel bekerjasama dengan yang digelar di Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Ahad, 17 November 2019. ANTARA/Humas Pemprov Sulsel

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemda DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) memperpanjang dua hari untuk pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 hingga Selasa 26 November 2019. 

    Kepala BKD DIY Agus Supriyanto mengatakan perpanjangan itu dilakukan seiring diterbitkannya Surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor K26-30/V189-3/99 tentang batas waktu pendaftaran CPNS 2019. Dalam surat tersebut, beberapa poin menyatakan bahwa instansi diberikan menentukan batas waktu pendaftaran sekurang-kurangnya 15 hari dan maksimal 20 hari kalender.

    “Alasannya (perpanjangan pendaftaran online) karena ada surat keputusan dari BKN itu, maksudnya kami harus mengumumkan berdasarkan surat itu, selanjutnya diundur [diperpanjang],” ungkapnya seperti dilansir Bisnis, Ahad 24 November 2019). Pemda DIY sendiri sebelumnya mengumumkan pendaftaran itu sejak 11 November 2019 hingga 24 November 2019 atau hanya 14 hari. 

    Pengumuman perpanjangan pendaftaran online itu disampaikan melalui surat nomor 810/075454 tentang perpanjangan pendaftaran CPNS Pemda DIY formasi 2019 yang ditandatangani Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji tertanggal 23 November 2019.

    Dalam surat tersebut dinyatakan, batas waktu pendaftaran online pengadaan CPNS Pemda DIY 2019 yang semula berakhir 24 November 2019 diperpanjang sampai 26 November 2019 sampai pukul 24.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.