Menjelang Tutup Pendaftaran CPNS, 4,7 Juta Orang Sudah Bikin Akun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tak hanya formasi umum dan formasi khusus cyber security, rekrutmen CPNS 2019 juga dibuka untuk formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif yang harus dilampaui adalah 271 dengan nilai TIU minimal 85. (dok KemenpanRB)

    Tak hanya formasi umum dan formasi khusus cyber security, rekrutmen CPNS 2019 juga dibuka untuk formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif yang harus dilampaui adalah 271 dengan nilai TIU minimal 85. (dok KemenpanRB)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Kepala Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara Paryono mengatakan jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil terus bertambah. Dia mengatakan pada saat ini sudah terdapat lebih dari 4,7 juta orang yang bikin akun untuk daftar CPNS.

    "3,55 juta sudah mengisi formulir pada tahap pendaftaran," kata Paryono saat dihubungi, Ahad, 24 November 2019.

    Dari jumlah pendaftar tersebut, kata dia, paling banyak melamar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Menurutnya, pendaftaran akan mulai ditutup besok, namun tidak seluruhnya.

    "Ada yang besok ada yang besoknya lagi, tergantung kemarin dia buka tanggal berapa," ujarnya.

    Sebelumnya sudah terdapat lebih dari 3,25 juta orang yang bikin akun untuk daftar CPNS.

    "1,29 juta sudah mengisi formulir pada tahap pendaftaran," kata Paryono saat dihubungi, Selasa, 19 November 2019.

    Sedangkan, kata dia, sudah terdapat 591 ribu pendaftar yang men-submit pada tahap pendaftaran.

    Adapun pada urutan kedua, instansi yang paling banyak diminati adalah Kejaksaan Agung.

    Sedangkan formasi yang paling banyak dipilih oleh peserta adalah formasi penjaga tahanan atau sipir (pria). Posisi kedua disusul oleh formasi ahli pertama-guru kelas.

    HENDARTYO HANGGI | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.