Awal Desember, PT KAI Luncurkan Dua Kereta Api Baru Jalur Utara

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membersihkan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 27 Mei 2019. PT KAI menyiapkan 20 kereta tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen guna menampung sekitar 760 ribu pemudik, terhitung sejak 26 Mei hingga 22 hari ke depan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas membersihkan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 27 Mei 2019. PT KAI menyiapkan 20 kereta tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen guna menampung sekitar 760 ribu pemudik, terhitung sejak 26 Mei hingga 22 hari ke depan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Bojonegoro - PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI Daerah Operasional  (Daop) 8 Surabaya, meluncurkan dua kereta api sekaligus, pada 1 Desember 2019 mendatang. Dua kereta api (KA) kelas menengah ini akan mengambil rute jalur utara dan melintas ke selatan.

    Pengenalan dua KA baru ini digelar saat Car Free Day di Alun-Alun Kota Bojonegoro pada hari ini, Ahad, 24 November 2019. Hadir di acara itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, pejabat dari Daop 8 Surabaya dan dari Stasiun Kota Bojonegoro.

    Menurut Kepala Stasiun Kota Bojonegoro, Rohman, salah satu kereta baru itu adalah KA Dharmawangsa Ekspres, yang mengambil rute dari Stasiun Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen Jakarta. Kereta malam ini melewati sejumlah kota-kota di jalur utara. Seperti Lamongan-Bojonegoro-Cepu-Semarang-Pekalongan-Tegal-Cirebon hingga berhenti di Jakarta.

    Kereta api Dharmawangsa Ekspres dijadwalkan berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 22.35 WIB dan tiba di Stasiun Pasarsenen pukul 09.47 WIB. Rangkaian KA Dharmawangsa terdiri dari tiga gerbong kereta eksekutif dan enam gerbong kereta ekonomi, dengan kapasitas total tempat sebanyak 786 tempat duduk. “Harga tiketnya relatif terjangkau,” ujar Rohman.

    ADVERTISEMENT

    Sedangkan untuk kereta baru kedua, KA Sancaka Utara relasi Pasar Turi - Kutoarjo (pp), dijadwalkan berangkat dari Surabaya Pasarturi pukul 07.00 WIB dan tiba di Stasiun Kutoarjo pukul 14.07 WIB. Rangkaian KA Sancaka Utara terdiri dari 4 gerbong kereta kelas eksekutif dan 4 gerbong kereta kelas bisnis, dengan kapasitas total tempat duduk sebanyak 456 tempat duduk.

    Adapun harga tiket KA Sancaka Utara kelas untuk kelas eksekutif mulai dari tarif Rp 230.000 - Rp 360.000. Sedangkan untuk kelas bisnis mulai dari tarif Rp 150.000 - Rp 240.000.

    Kemudian KA Sancaka Utara jalur Pasar Turi - Kutoarjo akan berhenti di 15 stasiun. Seperti Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu dan Randublatung. Rute KA ini dimulai dari Stasiun Pasar Turi melalui stasiun di jalur utara hingga Gambringan , lalu berbelok melalui Stasiun Gundih, dan lewat di jalur selatan di Stasiun Solo Balapan, Stasiun Tugu Yogyakarta,  hingga stasiun akhir yaitu Stasiun Kutoarjo.”Jalurnya seperti itu,” ucap Rohman.

    Sementara itu Manager Humas PT KAI Daops 8 Suprapto mengatakan, kedua KA baru  itu akan mulai beroperasi pada 1 Desember 2019. Upaya ini dilakukan seiring dengan KAI memberlakukan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2019 yang baru.

    Kebijakan pemberlakuan Gapeka ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 PT KAI (Persero).”Jadi ketetapannya sudah ada,” tandasnya pada Tempo, Sabtu 2-11-2019.

    Warga Bojonegoro dan sekitarnya menyambut gembira dibukanya jalur Surabaya-Bojonegoro-Solo-Yogyakarta-Kutoarjo. Alasannya, jalur ini, langka dan baru sekali ini.”Kita jadi tidak ribet lagi bepergian ke Yogya, naik kereta api,” ujar Santoso, salah seorang rekanan di bidang minyak dan gas di Bojonegoro ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...