Ahok Komut Pertamina, Sebelumnya Diisukan Akan Isi Jabatan Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Selain nama Ahok, sejumlah posisi bos BUMN juga diumumkan. TEMPO/Subekti

    Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Selain nama Ahok, sejumlah posisi bos BUMN juga diumumkan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah hampir dua pekan nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok santer diberitakan bakal menjabat di badan usaha milik negara (BUMN), pada Jumat lalu kepastian posisi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut semakin jelas.

    Hal itu ditegaskan oleh pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir yang memastikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Pertamina). Ahok akan menggantikan Tanri Abeng yang menjadi Komisaris Utama (Komut) perusahaan pelat merah itu sejak Mei 2015.

    Sebelum ditunjuk sebagai Komut Pertamina, ada yang menyebut pria kelahiran 29 Juni 1966 bakal menempati salah satu pos direksi di lingkungan BUMN. Selain Pertamina, Ahok sempat dikira-kira akan menempati pos di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

    Bahkan, dirinya mengaku sempat ditanya-tanya  terkait dengan Sarinah, Krakatau Steel, dan perusahan pelat merah lainnya saat bertemu Menteri BUMN Erick Thohir. Sejak bebas dari tahanan Mako Brimob atas kasus penodaan agama, Ahok kerap diisukan bakal mengisi sejumlah jabatan di lembaga maupun pemerintahan. 

    Setidaknya, kabar jabatan yang bakal diemban Ahok dan sempat beredar di ranah publik antara lain :

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

    Tak lama setelah bebas dari masa tahanan, banyak publik, terutama di media sosial yang membicarakan Ahok untuk mengisi jabatan sebagai Ketua KPK. Apalagi, saat itu tengah berlangsung proses penjaringan komisioner KPK.

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

    Nama Ahok mungkin satu di antara sekian banyak daftar nama calon menteri yang sempat berseliweran saat Presiden Joko Widodo tengah menyusun kabinet. Nama Ahok muncul sebagai salah satu calon menteri Jokowi. Karakternya yang keras dan pernah mengelola birokrasi, dianggap cocok dengn jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Dewan Pengawas KPK

    Setelah proses pemilihan komisioner KPK berakhir dan muncul revisi UU KPK yang mengatur adanya jabatan dewan pengawas, publik langsung mengaitkan nama Ahok sebagai salah satu sosok yang layak dipilih. Ahok sendiri tidak ambil pusing dengan kabar yang dianggapnya sebagai berita palsu atau hoaks.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.