Oknum Suporter Lempari Kereta Jayabaya, Dua Penumpang Terluka

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRL tujuan Bogor - Jakarta Kota dilempari batu di antara Stasiun Citayam menuju Depok sehingga kaca kereta menjadi pecah pada Selasa 4 Juni 2019. Foto: instagram@jktinfo

    KRL tujuan Bogor - Jakarta Kota dilempari batu di antara Stasiun Citayam menuju Depok sehingga kaca kereta menjadi pecah pada Selasa 4 Juni 2019. Foto: instagram@jktinfo

    TEMPO.CO, Surabaya - PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sedikitnya dua penumpang terluka dan kaca gerbong Kereta Api Jayabaya jurusan Pasar Senen-Pasarturi-Surabaya Gubeng-Malang rusak. Hal ini akibat aksi lempar batu yang dilakukan oknum suporter terhadap kereta api yang melintas.

    "Akibat aksi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sarana gerbong kereta khususnya pada bagian kaca jendela mengalami kerusakan dan sedikitnya dua penumpang KA Jayabaya mengalami luka-luka," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, ketika dkonfirmasi di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 23 November 2019.

    Suprapto mengatakan kejadian itu dialami KA Jayabaya yang sedang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Malang. Bahkan, pelemparan itu tidak hanya terjadi sekali, melainkan selama dua dua hari terakhir, yaitu tanggal 22-23 November 2019 di jalur Surabaya menuju Malang.

    "Kami telah bekerja sama dengan kepolisian dan dini hari tadi mengadakan kegiatan patroli keamanan di sekitar stasiun dan jalur-jalur rel rawan di wilayah Stasiun Surabaya Pasarturi-Surabaya Gubeng-Wonokromo-Sidoarjo-Bangil," katanya

    Hasilnya, kata Suprapto, pada Sabtu dini hari tadi Polrestabes Surabaya mengamankan sedikitnya 31 orang terduga aksi pelemparan batu ke arah KA Jayabaya berikut beberapa kendaraan motornya. Para terduga tersebut selanjutnya dibawa ke Polrestabes Surabaya guna penyelidikan lebih lanjut.

    "Kami sangat menyesalkan aksi anarkis sekelompok orang yang diduga kelompok suporter bola ini terhadap sejumlah perjalanan kereta api dari arah Jakarta yang menuju ke arah Malang melalui Surabaya," tuturnya.

    PT KAI mengimbau agar aksi anarkis pelemparan ini tidak terulang kembali, karena pihak KAI akan melakukan upaya jalur hukum kepada para pelaku anarkis pelemparan tersebut. "Kami juga mengalami kerugian material mencapai puluhan juta akibat rusaknya sejumlah fasilitas di Kereta Jayabaya dan KA Gaya Baru Malam Selatan," katanya.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.