Dikabarkan Jadi Dirut PLN, Ini Tanggapan Rudiantara

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (kiri) bersama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2014-2019, Rudiantara berjalan menuju lokasi sertijab di Gedung Kominfo, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (kiri) bersama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2014-2019, Rudiantara berjalan menuju lokasi sertijab di Gedung Kominfo, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, merespons kabar penunjukannya sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN Persero. Dia tidak membantah dan membenarkan kabar tersebut. 

    Melalui pesan pendek, Rudiantara malah bertanya balik. "Barangkali ini rumor?" katanya saat dihubungi Tempo pada Jumat petang, 22 November 2019.

    Sejumlah sumber Tempo sebelumnya menyebutkan bahwa Rudiantara akan menjabat sebagai Direktur Utama PLN menggantikan Sripeni Inten Cahyani. Saat ini, Sripeni berstatus sebagai pelaksana tugas direktur utama perusahaan setrum.

    Rudiantara nantinya akan didampingi oleh Darmawan Prasodjo. Darmawan yang kini masih menduduki kursi Dewan Komisaris PLN bakal menjabat sebagai wakil direktur utama entitas itu.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir belakangan menyatakan tengah melakukan evaluasi terhadap lima perusahaan pelat merah. Selain PLN, Kementerian BUMN sedang mengevaluasi Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Mandiri, Induk BUMN Tambang Mind.id (Inalum), dan Pertamina.

    Dalam evaluasi itu, kementerian akan mengisi kursi-kursi jabatan direktur utama yang tengah kosong. Perombakan struktur juga menjadi salah satu agenda evaluasi.

    Dalam pernyataan kepada wartawan Jumat, 22 November siang, Erick menyatakan telah mendapuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina Persero. Erick juga menunjuk mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra Hamzah, sebagai Komisaris Utama BTN. Adapun Direktur Utama BTN dijabat oleh Pahala N. Mansury.

    Rapat umum pemegang saham atau RUPS lima perusahaan BUMN itu bakal digelar dalam waktu dekat. Pertamina, misalnya, dijadwalkan menggelar RUPS pada Senin, 25 November mendatang.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.