Menristek: Strategi Nasional Artificial Intelligence Rampung 2020

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Brodjonegoro tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Bambang Brodjonegoro tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah sedang menyiapkan Strategi Nasional pengembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Menteri Riset dan Teknologi atau Menristek Bambang Brodjonegoro mengakui selama ini, kecerdasan buatan hanya jadi bagian dari Revolusi Industri 4.0 di Indonesia, tapi tidak memiliki roadmap nasional.

    “Saya sudah meminta kementerian saya untuk memformulasikannya,” kata Bambang dalam acara dalam Indonesia Economic Forum di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 20 November 2019. Ia menargetkan strategi nasional ini rampung pada 2020.

    Bambang berharap strategi nasional kecerdasan buatan ini bisa mendukung pengembangan sosial dan ekonomi di Indonesia. Mulai dari sektor kesehatan, keamanan siber, hingga industri pengolahan. “Nanti dikaji penerapan di bagian mana yang paling memungkinkan,” kata dia.

    Kecerdasan buatan ini hanyalah satu dari lima sektor yang sedang dikembangkan oleh Bambang dan tim. Empat lainnya adalah Internet of Things, Advanced Robotics, Wearable atau Augmented Reality, hingga 3D printing. Namun, kata Bambang, strategi nasional ini hanya akan difokuskan pada kecerdasan buatan. 

    Beberapa waktu lalu, kata Bambang, ia juga telah bertemu dengan beberapa peneliti di Fakultas Teknik Universita Indonesia. Di sana, ternyata sudah ada pengembangan konstruksi rumah dengan teknologi 3D printing. “Jadi waktu pembangunan rumah bisa satu hingga dua minggu saja,” kata dia.

    Ketua Umum Asosiasi Big Data dan Artificial Intelligent (ABDI) Rudy Rusdiah sebelumnya juga pentingnya pengembangan kecerdasan buatan ini, termasuk di perusahaan di Indonesia. “Apabila suatu perusahaan tidak menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sekarang, maka kemajuan perusahaan ini akan tertinggal dengan perusahaan lainnya,”kata dia dalam keterangan di lama Kementerian Riset pada 7 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.