Lima Langkah Tepat Agar Aman Gunakan Internet

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi transaksi elektronik.

    Ilustrasi transaksi elektronik.

    INFO BISNIS — Di era digital ini, media Internet telah menjadi kebutuhan bagi siapa saja. Tak hanya sebagai wadah informasi, media Internet juga telah mengubah format komunikasi bahkan sistem transaksi ekonomi. Kemudahan komunikasi serta bertransaksi melalui Internet tentu menghadirkan dampak positif bagi para pengguna. Namun, pengaruh negatif ternyata tak luput dari kehadiran Internet.

    Salah satu yang kerap terjadi adalah penipuan melalui teknik phising, yaitu suatu cara mengelabui pengguna Internet agar memasukkan username serta password melalui laman yang menyerupai sosial media maupun email. Lalu, upaya apa yang bisa dilakukan untuk menghindari hal tersebut? Berikut adalah beberapa langkah tepat agar aman menggunakan Internet:

    1. Cermat membuat password unik

    Password atau kata sandi adalah salah satu pintu yang menjaga akun Anda selama menggunakan Internet. Untuk itu, buatlah password yang kuat dan unik agar sulit diprediksi pihak lain. Sebaiknya, hindari penggunaan tanggal lahir maupun inisial nama. Gunakanlah kombinasi huruf dan angka jika memungkinkan.

    Untuk memperketat keamanan, ada baiknya Anda membedakan password dari setiap akun. Dengan begitu jika salah satu akun berhasil diretas, akun lainnya akan tetap aman karena memiliki password yang berbeda. Selain itu, Anda bisa mengubah password secara berkala selama 3-6 bulan sekali.

    1. Kunjungi situs atau aplikasi terpercaya

    Saat berselancar di Internet, pengguna harus lebih dulu paham dalam memilah situs maupun aplikasi terpercaya. Pasalnya, kini ada banyak sekali situs palsu yang berujung pada penipuan. Tak jarang pula, aplikasi yang justru bisa menjadi sumber virus pada perangkat Anda.

    Karena itu, selagi melakukan browsing Anda bisa memastikan alamat situs mengandung https atau memiliki simbol gembok. Selain itu, Anda bisa mengunduh aplikasi melalui sumber terpercaya seperti di Google Playstore bagi pengguna Android dan Play Store bagi pengguna ios. Kedua sumber tersebut memiliki fitur untuk menyaring aplikasi yang aman sebelum digunakan pengguna. 

    1. Waspada pada setiap pergerakan layar

    Saat menggunakan Internet, akan ada berbagai pergerakan setiap detiknya. Mulai dari iklan pop-up, iklan bergerak, hingga perpindahan laman secara tiba-tiba tentu kerap ditemui setiap pengguna.  Beragam pergerakan tersebut ada yang bersifat aman juga berbahaya. Karena itulah, pengguna perlu waspada terhadap semua informasi yang muncul di layar. 

    Untuk menghindari kondisi yang membahayakan, sebaiknya jangan klik tautan yang mencurigakan atau tidak dikenal. Namun jika pengguna secara tidak sengaja memasuki laman tersebut, pastikan agar Anda tidak memberikan informasi pribadi seperti password, nomor rekening, alamat, dan data lainnya.

    1. Gunakan autentikasi dua faktor

    Saat membuat akun baik di jejaring sosial, email, maupun website, gunakanlah autentikasi dua faktor, salah satu sistem keamanan bagi pengguna Internet. Umumnya, layanan berbasis Internet telah memiliki fitur tersebut, tak terkecuali Traveloka. Sebagai online travel agent terbesar di Asia, Traveloka menjadikan keamanan pengguna sebagai prioritas utama.

    Ada berbagai metode yang digunakan Traveloka, salah satunya autentikasi dua faktor.  Nantinya, Traveloka akan meminta password serta kode verifikasi setiap pengguna akan masuk aplikasi. Selain itu, Traveloka menjamin bahwa tidak akan ada permintaan kode verifikasi selain melalui website dan aplikasi resminya.

    1. Melakukan update secara berkala

    Satu hal penting yang tak boleh terlupa bagi pengguna internet adalah perlu melakukan update secara berkala. Setidaknya, pengguna perlu memperbarui beberapa hal seperti sistem perangkat, browser, aplikasi, maupun data pribadi. Pasalnya, melakukan update secara berkala mampu meningkatkan keamanan pengguna saat berselancar di Internet.

    Pembaruan sistem biasanya memiliki kualitas yang lebih baik dan kuat dari sebelumnya. Jadi, pastikan Anda tidak menunda pembaruan sistem pada perangkat. Selain itu, pengguna juga perlu memindai kembali informasi pribadi yang dibagikan melalui Internet. Pengguna harus pandai memilah informasi yang perlu dilindungi maupun tidak. Dengan begitu, pengguna tetap memiliki privasi sesuai kebutuhannya.

                                                 ***

    Jadi, apakah Anda sudah menerapkan langkah-langkah tersebut selama menggunakan internet?  Jika belum, langsung saja terapkan demi menjaga privasi dan keamanan Anda. Pada dasarnya, pengguna tetap harus waspada dan fokus pada setiap informasi yang didapat melalui Internet. Dengan begitu pengguna aman, Internet pun akan memberikan dampak positif. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.