Dikabarkan Jadi Dirut PLN, Sandiaga Uno: Tidak Ada Tawaran

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno bersama istrinya Nur Asia Uno menghadiri Rapat Pimpinan Nasional dan Apel Kader Partai Gerindra di Padepokan Garudayaksa Partai Gerindra, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu 16 Oktober 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Sandiaga Uno bersama istrinya Nur Asia Uno menghadiri Rapat Pimpinan Nasional dan Apel Kader Partai Gerindra di Padepokan Garudayaksa Partai Gerindra, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu 16 Oktober 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta -Sandiaga Uno memastikan belum ada tawaran kepada dirinya untuk menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN. Mantan calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut sebelumnya dikabarkan menjadi calon di BUMN tersebut.

    “Tidak ada tawaran, tidak ada pembicaraan,” kata Sandiaga saat ditemui dalam acara Indonesia Economic Forum di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 20 November 2019. Namun, Politikus Partai Gerindra ini tidak menjelaskan apakah ia bersedia menjadi Dirut PLN jika menerima tawaran. 

    Sandi mengakui ada pembicaraan tentang BUMN dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Pembicaraan dilakukan via aplikasi WhatsApp.  Akan tetapi, kata Sandi, bukan spesifik soal jabatan BUMN strategis tertentu.

    Dalam pembicaraan mereka, Sandiaga menyampaikan pemikirannya bahwa  BUMN harus bisa dipastikan berjalan tanpa ada aspek politik, apalagi ikut berpolitik. Sebab, BUMN adalah milik rakyat. “Sebagai kader Partai Gerindra, saya sampaikan ke Pak Erick, BUMN ini akan sangat disorot,” kata dia.

    Meski tidak mendapat tawaran, Sandiaga mengatakan kepada Erick Thohir bahwa kontribusi untuk pembangunan tidaklah harus dengan menjadi menteri dan pejabat BUMN. Kalangan profesional hingga emak-emak pun, kata dia, bisa berkontribusi. “Pak Erick sangat mengerti,” kata dia.

    Sebelumnya, Sandiaga juga sudah mengisyaratkan tidak akan masuk ke pemerintahan periode 2019-2024. Menurut Sandiaga check and balance sangat penting dalam pemerintahan ke depan.

    "Oposisi itu betul-betul dibutuhkan. Dan saya sangat betul-betul terhormat dapat kesempatan untuk menjadi oposisi dan terus mengontrol mengawasi kinerja pemerintah memberikan masukan," ujar Sandiaga Uno di Kemang Village, Jakarta pada Sabtu, 13 Juli 2019


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.