Luhut Pandjaitan: Jepang Tertarik Terlibat Proyek Ibu Kota Baru

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan usai menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 12 November 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan usai menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 12 November 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Di samping itu, masuknya Jepang dalam konteks smart city atau kota cerdas selaras dengan rencana Presiden Joko Widodo membangun Ibu Kota Baru sebagai kota futuristik yang ramah lingkungan.

     

    Selain investasi Ibu Kota Baru, Luhut mengatakan Fukuda Cs juga tertarik menanamkan modalnya di berbagai proyek strategis lain, misalnya Kereta Api Semi Cepat Jakarta - Surabaya, Pelabuhan Patimban, dan proyek-proyek industri lainnya.

     

    "Ya banyak dan mereka mengundang saya lagi untuk memberi penjelasan seperti tadi ke pengusaha di Jepang. Waktunya lagi mereka atur di Januari 2020," kata Luhut. Ia mengatakan dalam waktu dekat juga ada investasi Jepang sebesar US$ 3,25 miliar yang masuk ke beberapa sektor industri dan dapat menciptakan 50-100 ribu lapangan kerja baru.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.