Tarif Listrik Naik di 2020, Menteri Arifin Tasrif: Enggak Banyak

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengecek aliran listrik seusai apel siaga pasukan piket Asian Games 2018 di Unit Area Pelaksana Pemeliharaan Cawang, Jakarta, Selasa, 10 Juli. Untuk mendukung kelangsungan acara itu, PLN menggelar apel pasukan siaga untuk mensuplai pasokan listrik. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas mengecek aliran listrik seusai apel siaga pasukan piket Asian Games 2018 di Unit Area Pelaksana Pemeliharaan Cawang, Jakarta, Selasa, 10 Juli. Untuk mendukung kelangsungan acara itu, PLN menggelar apel pasukan siaga untuk mensuplai pasokan listrik. TEMPO/Tony Hartawan

    Soal rencana kenaikan tarif listrik pada tahun depan ini belakangan makin ramai dan viral diperbincangkan publik. Salah satunya terlihat di media sosial Twitter.

    Pemilik akun Twitter @taponisme misalnya. Pada hari Selasa siang, 19 November 2019, sambil menyertakan link berita tentang rencana kenaikan tarif listrik itu, ia berujar, "Kudu kuat..tetap semangat..."

    Ada juga @wan_tanpanama mengeluhkan rencana pemerintah tersebut. "Ekonomi meroket..tarif listrik meroket...iuran bpjs meroket..harga2 meroket...rakyat semaput dihantam roket," seperti dikutip dari cuitannya.
     
    Adapun Johns Markim khawatir rencana pemerintah menaikkan tarif listrik hanya akan mempersulit masyarakat miskin. "YANG MISKIN MAKIN MISKIN," seperti dikutip dari cuitannya di Twitter dengan akun @etty_markim. 
     

    Pemilik akun @Gambio7 juga mengeluhkan rencana pemerintah itu. Terlebih tercatat tak hanya listrik yang tarifnya akan naik, tapi juga iuran BPJS Kesehatan dan pajak.

    "Makin gak jelas tujuan bernegara ini. rakyat makin susah dg dicabut bnyk subsidi, naiknya pajak, tarif listrik, sembako, mereka masih dipaksa bayar BPJS bulanan yg bakal naik 100% Indonesia dari hutannya, dari lautnya itu kaya, masa rakyat menderita?" seperti dicuitkan oleh @Gambio7.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.