Bekas Eselon I Erick Thohir Bakal Jadi Bos BUMN, Ini Bocorannya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri BUMN Erick Thohir saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir merombak jajaran pejabat di Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan perombakan tersebut dilakukan dalam rangka penyegaran di tubuh kementerian.

    Sebab, ia melihat para pejabat tersebut sudah terlalu lama mengisi posisi birokrasi. Sehingga, Arya mengimbuhkan selanjutnya para mantan pejabat eselon I tersebut akan ditugaskan mengisi posisi manajemen di BUMN.

    "Memang perlu ada penyegaran di deputi, bahwa kan mereka sebagian dari korporasi, jadi untuk disegarkan kembali ke korporasi lagi," ujar Arya di kantornya, Senin, 18 November 2019. Kendati demikian, posisi pasti bekas eselon I di korporasi akan menunggu Rapat Umum Pemegang Saham.

    Bekas Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menyatakan telah menerima Keputusan Presiden soal pemberhentiannya sejak kemarin.

    Setelah diberhentikan, Fajar berujar para bekas pejabat eselon I Kementerian BUMN itu akan diberikan penugasan lain, yaitu untuk menempati posisi di perusahaan-perusahaan pelat merah. Penugasan itu, kata dia, saat ini sudah diberitahu kepada mereka, namun belum berlaku.

    Saat ini, Fajar mengaku sudah diberi pilihan mengenai perusahaan yang akan disinggahinya selepas dicopot dari posisi deputi. "Saya dikasih pilihan dua klaster di sektor industri," kata dia.

    Berdasarkan informasi yang diterima Tempo, rincian korporasi yang bakal diisi para eks pejabat eselon I Kementerian BUMN ini adalah sebagai berikut.

    1. Imam Aprianto Putro. Sekretaris Kementerian BUMN ini akan menjabat Wakil Direktur Utama PIHC (Pupuk Indonesia Holding Company).

    2. Wahyu Kuncoro. Mantan Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementeri BUMN ini ditugaskan menjadi Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero).

    3. Edwin Hidayat Abdullah. Sebelumnya dia adalah Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata. Kini Edwin menjabat Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero).

    4. Fajar Harry Sampurno. Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media ini kini menjabat Dirut PT Barata Indonesia (Persero).

    5. Gatot Trihargo. Gatot yang sebelumnya menjadi Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan kini menjadi Wakil Direktur Utama Perum Bulog.

    6. Aloysius Kiik Ro. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN ini akan menjadi Wakil Direktur Utama PT Danareksa (Persero).

    7. Hambra. Setelah menjabat Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis di Kementerian BUMN, Hambra kini pindah ke Pelindo II untuk menjabat wakil direktur utama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.