Hari Ini Rupiah Menguat Dipengaruhi Surplus Neraca Perdagangan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Nilai tukar rupiah berakhir melemah 51 poin atau 0,36% di Rp14.052 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/5/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Nilai tukar rupiah berakhir melemah 51 poin atau 0,36% di Rp14.052 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/5/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore, 15 November 2019, ditutup menguat terbawa neraca perdagangan Oktober 2019 yang surplus US$ 161,3 juta.

    Rupiah ditutup menguat 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.077 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.088 per dolar AS.

    "Neraca perdagangan Oktober ekspektasinya defisit, ternyata datanya jauh lebih baik dari ekspektasi," kata analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Jumat.

    Sementara itu, dari eksternal, sebagian besar masih bersifat negatif terutama terkait tarik ulur kesepakatan dagang AS dan Cina.

    "Sentimen negatif dari eksternal antara lain ketidakjelasan negosiasi dagang AS Tiongkok dan terus melemahnya data-data ekonomi Cina," kata Rully.

    Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp 14.060 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.060 per dolar AS hingga Rp 14.077 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.069 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.098 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.