Wishnutama Jadi Suami Siaga, Tak Bisa Jauh dari Ibu Kota

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gista Putri, aktris cantik yang memulai debut perdananya di dunia entertaiment lewat perannya di film Simfoni Luar Biasa ini dinikahi oleh Wishnutama pada 20 September 2015 kemaren. Foto/Instagram/gistaputri

    Gista Putri, aktris cantik yang memulai debut perdananya di dunia entertaiment lewat perannya di film Simfoni Luar Biasa ini dinikahi oleh Wishnutama pada 20 September 2015 kemaren. Foto/Instagram/gistaputri

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan harus menjadi suami siaga dalam beberapa waktu terakhir karena menanti kelahiran bayinya.

    Wishnutama mengakui dalam beberapa waktu terakhir belum melakukan kunjungan kerja ke luar daerah yang jauh dari Ibu Kota. “Saya sedang jadi suami siaga ini, karena istri saya akan melahirkan, bahkan due date-nya sudah minggu lalu. Jadi kemungkinan dalam satu dua hari ini,” kata Wishnutama, Jumat 15 November 2019.

    Gista Putri, sang istri, saat ini sedang hamil 9 bulan bahkan saat pelantikan Wishnutama sebagai menteri, Gista sempat menyedot perhatian publik karena penampilannya yang tetap cantik dan anggun dengan kebaya bernuansa ungu meski dalam kondisi hamil besar.

    Wishnutama yang memilih untuk dipanggil Mas Tama itu harus mulai jeli membagi waktunya dengan bijak antara perannya sebagai suami sekaligus peran barunya sebagai menteri.

    Menurut dia, menjadi pejabat publik merupakan sebuah pengalaman baru yang benar-benar berbeda sehingga harus banyak belajar. Oleh karena itu, ia mengaku belum bisa melakukan kunjungan kerja ke luar Jakarta yang jauh.

    “Bukan saya tidak mau, misalnya untuk ke Bali atau ke destinasi lain, tapi ada dua agenda besar yang harus saya lakukan dan tidak bisa ditunda,” katanya.

    Wishnutama sekaligus mendapatkan amanah untuk mengkonsolidasikan dua nomenklatur yakni Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif yang ditargetkan rampung pada November 2019 ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.