Kisah Desainer Jembatan LRT yang Dipuji Jokowi: Awalnya Diragukan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengecoran jembatan lengkung bentang panjang Kuningan LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi diresmikan pada hari ini, Senin, 11 November 2019. Tempo/Caesar Akbar

    Pengecoran jembatan lengkung bentang panjang Kuningan LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi diresmikan pada hari ini, Senin, 11 November 2019. Tempo/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Desain jembatan lengkung untuk kereta ringan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi alias LRT Jabodebek menuai pujian dari berbagai kalangan, termasuk dari Presiden Joko Widodo. Secara khusus Jokowi pun memuji sang perancang, Arvila Delitriana atau akrab disapa Dina. 

    Kepada Tempo, Dina bercerita kisah awalnya bergabung dalam proyek LRT Jabodebek tersebut. Perempuan lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung angkatan 1989 itu mengatakan mulanya gagasan jembatan lengkung terpanjang di dunia itu sempat diragukan oleh PT Adhi Karya sebagai penggarap proyek, dan perusahaan konsultannya, Systra asal Perancis.

    "Mereka mempertanyakan apakah jembatan sepanjang itu pernah dibuat atau belum di Indonesia," ujar Dina kala berbincang dengan Tempo, Kamis malam, 14 November 2019.

    Mendapat pertanyaan tersebut, perempuan kelahiran 49 tahun silam itu mengatakan bahwa jembatan melengkung sepanjang itu memang belum pernah dibangun di Indonesia. Namun, dengan pengalamannya mendesain beberapa jembatan lengkung sebelumnya, Dina yakin bisa mendesain struktur tersebut. "Keraguannya Adhi dan Systra karena belum pernah dikerjakan di Indonesia yang sepanjang itu," kata ibu dua anak itu.  

    Jembatan lengkung LRT Jabodebek itu memang diklaim sebagai jembatan kereta box beton lengkung dengan bentang terpanjang di dunia. Jembatan itu memiliki tipe box girder beton dengan radius lengkung 115 meter. Adapun panjang bentang utama adalah 148 meter dan beban pengujian pondasi 4.400 ton. 

    Bahkan, Pendiri Museum Rekor Indonesia Jaya Suprana pun memberikan dua penghargaan untuk jembatan tersebut antara lain Rekor Jembatan Kereta Box Beton Lengkung dengan Bentang Terpanjang dan Radius Terkecil di Indonesia. Selain itu, jembatan tersebut dinobatkan sebagai proyek dengan Pengujian Axial Statistic Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan Beban Terbesar di Indonesia. 

    Sebenarnya, kata mojang asal Bandung ini, jembatan bermodel lengkung sudah banyak dikonstruksi di Indonesia. Ia pun telah ikut andil dalam desain tiga jembatan lengkung, antara lain jembatan layang Semanggi, dan jalan layang busway Adam Malik di Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.