2024, Akses Penghubung Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Rampung

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melaju didalam Tol Bakauheni-Terbanggibesar di Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung, Kamis 30 Mei 2019. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi jalur utama dalam mudik lebaran 2019. Tempo/Amston Probel

    Sejumlah kendaraan melaju didalam Tol Bakauheni-Terbanggibesar di Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung, Kamis 30 Mei 2019. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi jalur utama dalam mudik lebaran 2019. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengebut pembangunan akses penghubung menuju Jalan Tol Terbangi Besar-Kayu Agung dalam lima tahun mendatang.

    Jalur yang bakal menyambungkan jalan bebas hambatan dan sentra-sentra produksi ini merupakan pekerjaan rumah dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    “Kami targetkan 2024 selesai semua, baik jalan tol maupun akses penghubungnya. Sekarang sebagian akses memang sudah terbangun. Kalau ada tambahan, biasanya akan diproses,” ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto dalam pesan pendek kepada Tempo, Jumat, 15 November 2019. 

    Presiden Jokowi sebelumnya meminta Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan memperkuat akses penghubung dari jalan tol menuju sentra produksi.

    Dengan begitu, ia mengatakan infrastruktur jalan yang dibangun di masa pemerintahan jilid pertamanya bakal memicu munculnya titik-titik ekonomi baru.

    "Misalnya jalan tol sudah jadi, itu harus dihubungkan dengan sentra-sentra produksi, seperti perkebunan, nelayan, kawasan wisata sehingga memunculkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru," ujar Jokowi di Restoran Seribu Rasa Menteng, Jakarta Pusat, kemarin. 

    Saat ini, Kementerian PUPR telah kelar membangun 700 kilometer Jalan Tol Lintas Sumatera Tol Terbangi Besar-Kayu Agung beserta akses-akses penghubungnya. Secara keseluruhan, Sugiyartanto menerangkan jalan bebas hambatan beserta akses penyambunya tersebut memiliki panjang 2.700 kilometer.

    Meski begitu, Kementerian PUPR masih terus menginventarisasi jalan yang berpotensi dapat dibangun sebagai akses penghubung. Karenanya, Sugiyartanto memungkinkan adanya penambahan jalan penyambung pada masa mendatang.

    “Saat ini masih dihitung. Tapi, tidak terlalu banyak. Semoga sesuai dengan rencana awal,” tuturnya.

    Jokowi direncanakan meresmikan penggunaan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung pada sore hari ini pukul 15.00 WIB. Saat ini, ruas Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang telah dibangun sepanjang 112 kilometer. Sedangkan ruas Jalan Tol Pematang Panggang – Kayuagung membentang sejauh 77 Kilometer.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.