Akhir Pekan, Secara Teknikal IHSG Diprediksi Memerah Lagi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada perdagangan akhir pekan di pertengahan bulan November 2019 hari ini, IHSG diprediksi kembali bergerak melemah. 

    Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG masih lanjutkan bearish dalam perdagangan akhir pekan ini.

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola three inside down candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

    "Berdasarkan indikator, MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal negatif," kata dia seperti dilansir Bisnis, Jumat 15 November 2019.

    Dalam perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 0,71 persen di level 6.098,95 pada 14 November 2019. Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.086,00 hingga 6.063,99.

    Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6177.66 and 6217.55.

    Reliance Sekuritas juga meramal IHSG masih dalam tekanan sehingga akan bergerak di zona merah lagi dalam perdagangan hari ini.

    Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan indikator MACD masih cenderung bearish dengan Histogram yang bergerak negatif lebih rendah dan signal line serta MACD line bergerak membuat jarak pada pergerakan bearish.

    "Sehingga kami perkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung tertekan dan melakukan percobaan kembali kuat diatas 6.100 sebagai level psikologis aman dengan support resistance 6.085-6.125," demikian menurut riset hariannya.

    Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal diantaranya; SSMS, WTON, TBIG, JSMR, ANTM, BEST, PTPP, WIKA, ESSA.

    Dalam perdagangan kemarin, Kamis kemarin 14 November 2019, IHSG melemah menyentuh kembali -2 Standart Deviasi Regresi trend dan break out lower bollinger band dengan indikator Stochastic dan RSI yang kembali bergerak pada area oversold.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.