Anggota Komisi VI DPR Serahkan Apapun Posisi Ahok ke Erick Thohir

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa 5 November 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa 5 November 2019. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi memercayakan apapun posisi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada Menteri BUMN Erick Tohir. Dia juga percaya apabila Erick Thohir menempatkan Ahok sebagai Direktur Utama PLN.

    “Hal tersebut merupakan kewenangan menteri BUMN untuk menentukan pimpinan dari BUMN,” kata Baidowi lewat keterangannya di Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

    Awiek, sapaan akrabnya menyampaikan, hanya saja, apabila Ahok menjadi Dirut salah aatu BUMN, maka ia perlu mengubah pola komunikasinya. Ahok sekarang harus lebih mengedepankan empati dan bukan emosi. “Setiap persoalan bisa diselesaikan dengan baik-baik saja tanpa harus dengan emosi,” ungkap Awiek.

    Sehubungan dengan masuknya Ahok sebagai kandidat kuat pimpinan BUMN, sudah sepatutnya Ahok mundur dari partai politik. Terutama, apabila ia benar-benar ditunjuk sebagai petinggi BUMN.

    “Untuk menjawab keraguan publik, harus ada target waktu dan target pencapaian kinerja. Apalagi jika penempatannya nanti di BUMN yg perlu penanganan serius,” tambah Awiek.

    Seperti diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan secepatnya menetapkan posisi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atau paling lambat awal Desember 2019.

    "Segera mungkin, awal Desember," kata Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, menanggapi pertanyaan kapan posisi untuk Ahok ditetapkan. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu keputusan atau ketetapan yang akan diambil pemerintah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.